Trotoar id, Makassar – Di Hadapan Ketua DPRD dan Penjabat Gubernur Sulsel, Ketua Komisi Pemilihan Umum meminta agar ada lokasi atau gedung yang dijadikan kantor yang cukup representatif mendukung kegiatan KPU dalam pelaksanaan Pemilu dan Pemilukada nantinya
Sebab kondisi gedung kantor KPU saat ini yang berlokasi di jalan Andi Pangerang Pettarani sangat sempit dan dianggapnya sudah tidak representatif melakukan pertemuan-pertemuan dengan jumlah penyelenggara dan peserta pemilu yang begitu banyak
“Ijin pak PJ Gubernur kalau bisa juga kami berharap ada NPHD untuk gedung yang representatif bagi kami penyelenggara Pemilu dan Bawaslu, sebab gedung yang kamu gunakan saat i i sangatlah sempit dan kecil,” kata Ketua KPU Sulsel Hasbullah
Baca Juga :
Permintaan itu lantaran selama tahapan Pemilu dan Pemilukada KPU Sulsel bersama dengan Kabupaten setiap saat melakukan koordinasi, yang mana mau tak mau harus mengeluarkan bajet yang besar untuk menyewa tempat yang dianggap representatif
Sehingga diharapkan di APBD 2024 saat penandatangan NPHD pemilukada juga diikutkan NPHD gedung KPU yang representatif dalam melaksanakan proses pemilu dan Pemilukada
Permintaan KPU atas gedung yang representatif langsung di respon l PJ Gubernur Sulsel Bahtiar Baharudin, dia mengatakan akan segera mencarikan solusi atas usulan KPU dan Bawaslu Sulsel
Dia menyebut kantor yang sempit apablagi dirasa di pusat jalan Nasional, jelas sangatlah tidak representatif, yang akan berakibat pada kenyamanan masyarakat
“Iya saya melhat gedung KPU dan Bawaslu belum cukup preventif dalam mengawal proses demokrasi, memang benar KPU dan Bawaslu perlu gedung yang cukup representatif untuk digunakan dalam mengawal proses pemilu da Pemilukada, kalau gedung kecil sempit jelas akan menganggu psikologi penyelenggara,” ucapnya




Komentar