DPRD Makassar

Ari Ashari Dorong Penyaluran CSR Bagi Perusahaan

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Minggu, 10 Desember 2023 17:08

Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 206 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSJL), di Hotel Favor, Jl Lasinrang, Minggu (10/12/2023).
Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 206 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSJL), di Hotel Favor, Jl Lasinrang, Minggu (10/12/2023).

Trotoar.id, Makassar — Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 206 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSJL), di Hotel Favor, Jl Lasinrang, Minggu (10/12/2023).

Dalam sosialisasi, legislator dari Fraksi NasDem ini menghadirkan dua narasumber. Keduanya adalah Lurah Maccini Sombala, Saddam Musma dan Plt Kabag Humas DPRD Makassar, Muh Yusran

Ari Ashari Ilham menyampaikan perda TSJL ini mesti diketahui oleh perusahaan. Melalui aturan ini, mereka diwajibkan untuk memberikan Corporate Social Responsibility (CSR).

“Sudah tanggung jawab perusahaan dan sangat penting untuk diketahui. TSJL ini merupakan kewajiban perusahaan untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah,” jelas Ari sapaan akrabnya.

Begitu juga dengan masyakarat. Anggota Komisi B ini mengatakan bahwa mereka turut perlu paham terkait TSJL ini. Sebab ada hak mereka didalamnya.

“Masyakarat juga perlu tahu karena hak kita untuk meminta CSR. Apalagi jika perusahaan itu sudah berdampak pada lingkungan sekitar,” tambah Ari.

Sebagai legislator, ia pun menegaskan perda ini akan terus disosialisasikan. “Kami wajib mensosialisasikan apa saja Perda yang ada di Kota Makassar, termasuk TJSL ini,” tukas Mesakh.

Plt Kabag Humas DPRD Makassar, Muh Yusran menjelaskan bahwa CSR diambil dari sedikit dari keuntungan perusahaan. Dalam aturannya, perusahaan diwajibkan untuk menyalurkanya berdasarkan asas kepentingan umum.

“Harus disiapkan, jadi sisa dari keuntungan harus dialokasikan untuk CSR demi menjaga lingkungan di sekitarnya,” jelas Yusran.

“Jadi CSR merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berperan serta dalam pembangunan. Tidak ada alasan untuk menolak karena ada sanksinya juga,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Maccini Sombala, Saddam Musma mengungkapkan bahwa sejauh ini banyak beragam macam bentuk CSR yang disalurkan. Seperti misalnya bantuan dana dan bantuan sarana.

“Perusahaan biasanya dapat memberikan bantuan berupa Dana dan Prasarana,” ungkap Saddam.

Senada dengan Ari Ashari, Saddam juga mendorong agar perusahaan di Makassar untuk tetap memperhatikan lingkungan sekitar. Caranya dengan penyaluran CSR.

“Jadi pada intinya seluruh perusahaan yang berdomisili di Makassar itu wajib memberikan CSR. Ruang lingkupnya bisa apa saja,” tutupnya. (*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen16 April 2026 16:26
Sekwan Sulsel Klarifikasi Isu Belanja Rumah Tangga Pimpinan DPRD
MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi terkait sorotan publik atas belanja rumah tangga pimpinan D...
Politik16 April 2026 16:19
Musda Golkar Sulsel Memanas, Sejumlah Nama Kuat Berebut Kursi Ketua
MAKASSAR, Trotoar.id  — Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026 mulai meman...
Parlemen16 April 2026 16:08
Raker Perdana IPSI Makassar, Ketua Tekankan Soliditas dan Inovasi Program
MAKASSAR, Trotoar.id — Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar menggelar rapat kerja (Raker) perdana kepengurusan di Hotel Grand Imawan, ...
Parlemen16 April 2026 16:04
DPRD Makassar Soroti Akta Kematian, Kunci Validitas Data Pemilih
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menyoroti pentingnya pengurusan akta kematian sebagai bagian krusial dal...