Awal

PJ Sekda Kota Makassar Mendorong Keselarasan Program Pembangunan Kota

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 25 Januari 2024 09:09

Firman Hamid Pagarra, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, menegaskan pentingnya output yang dihasilkan dari Rancangan Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2025 untuk mencapai keselarasan dan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Firman Hamid Pagarra, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, menegaskan pentingnya output yang dihasilkan dari Rancangan Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2025 untuk mencapai keselarasan dan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Trotoar.id, Makassar, – Firman Hamid Pagarra, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, menegaskan pentingnya output yang dihasilkan dari Rancangan Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2025 untuk mencapai keselarasan dan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada acara orientasi perencanaan RKPD 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, di Aston Hotel pada Senin (22/01/2024).

Firman menjelaskan bahwa sesuai dengan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, perencanaan RKPD menjadi tahapan krusial yang memerlukan persiapan matang. Dalam hal ini, Bappeda sebagai pelaksana bertanggung jawab untuk memastikan kesamaan Visi Misi Kota Makassar diantara semua OPD.

“Meskipun kita masih di awal tahun anggaran baru, namun kita perlu segera merencanakan program dan kegiatan yang akan dijalankan pada tahun 2025 agar sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan,” ungkap Firman.

Menekankan pentingnya kesiapan data pembangunan daerah dan evaluasi kinerja tahun sebelumnya, Firman mengajak seluruh OPD dan kasubag perencanaan untuk berkoordinasi secara intensif dengan Bappeda. Kesamaan persepsi dan pemahaman dianggap krusial dalam penyusunan RKPD.

“RKPD harus selaras dengan RPJPD dan perlu juga diperhatikan penyusunan dokumen RPJPD untuk keberlanjutan pembangunan dalam 20 tahun ke depan,” tambahnya.

Firman juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Makassar yang sejalan dengan tingkat pertumbuhan nasional dan provinsi. Dalam konteks ini, program-program seperti Makassar Recover dan Lorong Wisata dianggap sebagai poin penting untuk mendukung kesehatan ekonomi kota.

Dalam konteks pembangunan strategis, Firman menyampaikan pentingnya memasukkan proyek-proyek seperti pembangunan Makassar Government Centre (MGC) dan Makassar Virtual Economic Centre (Marvec) dalam RKPD 2025 sebagai upaya pembangunan berkelanjutan dengan skema pengadaan multiyears.

“Kita harus memikirkan proyek-proyek strategis yang berkelanjutan. Mari kita hadapi tahun 2024 dengan optimisme terhadap kinerja, tetapi tetap waspada menghadapi resiko geo politik dunia,” harap Firman.

Penulis : Pemkot Makassar

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional02 September 2026 02:06
Pangdam XIV/Hasanuddin Tenangkan Istri Prajurit, Rumahnya Dilalap Si Jago Merah di Asrama TNI Mattoangin
MAKASSAR, Trotoar.id — Tak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat tempat pulang yang dibangun dengan susah payah, tiba-tiba berubah menjadi bar...
Metro01 September 2026 19:45
Raih 44 Emas, Sulsel Juara Umum Kejurnas Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Kontingen Pengurus Daerah (Pengda) Karate-Do Gojukai Indonesia Sulawesi Selatan tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional ...
Olahraga01 September 2026 18:41
Piala Gubernur Sulsel 2026 Bergulir, Enrekang-Bone-Jeneponto Buka Turnamen dengan Kemenangan Telak
MAKASSAR, Trotoar.id— Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 resmi bergulir serentak di empat zona regional. Pada laga pembuka, Enrekang, Bone, dan Je...
Metro01 September 2026 17:36
Gerak Bersama PKK, Sulsel Perkuat Koperasi untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga
MAKASSAR, Trotoar.id— Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sulsel memperkuat kapasitas pengurus Koperasi PKK s...