Trotoar.id, Maros – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menegaskan tekadnya untuk meningkatkan daya tarik wisata Rammang-rammang dengan memperbaiki kondisi alam dan lingkungan di wilayah tersebut.
Bersama Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar, dan jajaran Pemkab Maros, Bahtiar kembali melakukan penanaman sukun di Rammang-rammang, khususnya di Dermaga 2, pada Minggu, 28 Januari 2024.
Perlu dicatat bahwa budidaya sukun di kawasan wisata Rammang-rammang, Kabupaten Maros, tidak hanya memberikan dampak positif secara ekonomi bagi masyarakat lokal, tetapi juga akan memperkaya daya tarik wisata di daerah tersebut.
Baca Juga :
Penanaman sukun ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk menanam 5.000 pohon sukun di kawasan tersebut.
Tokoh Masyarakat Setempat, Iwan Dento, yang juga meraih penghargaan Kalpataru, menyampaikan, “Selain pohon buah, akarnya akan melakukan proses pencernaan air dan pemulihan air, di mana sukun ini ditanam.” Ini menunjukkan dampak positif dari kehadiran sukun dalam memelihara ekosistem lokal.
Iwan menyoroti pula manfaat ekonomi yang dihasilkan dari penanaman sukun, dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Rammang-rammang Maros.
Hal ini membuka peluang bisnis baru, termasuk penginapan, makanan dan minuman, serta kerajinan tangan lokal. Penduduk setempat dapat memperoleh pendapatan tambahan melalui sektor pariwisata.
Taufik Hidayat Abdullah, Koordinator Desa Salenrang Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar, menilai program penanaman sukun sebagai langkah yang sangat positif.
“Mungkin juga bisa dijadikan cemilan, dan program sukun ini patut untuk dikembangkan lagi di Sulsel,” ujarnya, menekankan potensi sukun tidak hanya sebagai bahan makanan tetapi juga sebagai bahan baku kerajinan dan produk olahan lainnya.
Selain penanaman sukun, pada kesempatan tersebut juga diserahkan bibit bunga matahari. Keberadaan bibit ini diharapkan tidak hanya menambah keindahan visual, tetapi juga memberikan warna baru pada kawasan wisata Rammang-rammang Maros.
Program penanaman sukun ini diharapkan akan menjadikan Rammang-rammang Maros sebagai destinasi wisata unggulan yang menarik minat baik dari dalam maupun luar negeri.
Upaya ini sejalan dengan pengembangan agrowisata di daerah tersebut, mempertahankan keindahan alam dan mendukung pertumbuhan pariwisata secara berkelanjutan.




Komentar