Pemkot Makassar

TP PKK Kota Makassar Intensifkan Peran dalam Perang Melawan Stunting

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 05 Februari 2024 16:36

Komitmen kuat untuk mengakselerasi penurunan kasus stunting di Kota Makassar terus digelorakan oleh Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Makassar.
Komitmen kuat untuk mengakselerasi penurunan kasus stunting di Kota Makassar terus digelorakan oleh Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Makassar.

Trotoar.id, Makassar — Komitmen kuat untuk mengakselerasi penurunan kasus stunting di Kota Makassar terus digelorakan oleh Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kota Makassar.

Keseriusan ini tercermin melalui kehadiran Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, dalam rapat koordinasi yang membahas optimalisasi peran para pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penurunan stunting, di Ruang Sipakalebbi Balai Kota Makassar pada Senin (5/02/2024).

Indira dengan tegas menegaskan pentingnya peran PKK sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Makassar dalam menangani masalah kesehatan masyarakat, khususnya stunting yang menjadi sorotan utama.

Melalui program edukasi, pemberdayaan perempuan, dan kerjasama lintas sektor, TP PKK Kota Makassar bertekad memberikan kontribusi positif untuk mengurangi prevalensi stunting di Kota Makassar.

“Komitmen kami di TP PKK Kota Makassar adalah terlibat secara proaktif dalam setiap inisiatif Pemerintah Kota untuk menangani permasalahan stunting. Kami sebagai mitra Pemkot Makassar sangat serius dalam peran PKK dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat, terutama stunting,” ujar Indira.

Ia juga menegaskan bahwa penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama, memerlukan keterlibatan semua pihak.

“Stunting adalah persoalan kita bersama. Kepedulian kita akan memberikan dampak positif terhadap penurunan stunting di Kota Makassar. Mari bersama-sama berjuang karena target pemerintah pusat adalah zero stunting,” tambahnya.

Pj Sekretaris Daerah Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra, menyampaikan bahwa Pemkot Makassar sedang mengupayakan intervensi spesifik dalam penanganan stunting, termasuk optimalisasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal, edukasi tentang pentingnya imunisasi, dan ASI eksklusif.

“Langkah percepatan penurunan stunting harus terus dilakukan dengan membangun koordinasi hingga tingkat kelurahan dan RT/RW agar stunting tidak lagi menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kota Makassar,” ungkap Firman.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro03 September 2026 23:57
Logo HUT ke-419 Makassar Tak Bisa Asal Jadi, Desainer Wajib Lolos Seleksi Portofolio
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar tidak ingin logo Hari Jadi ke-419 Kota Makassar lahir sekadar dari kompetisi desain. Tahun ini, pros...
Metro03 September 2026 23:51
Gubernur Sulsel Beber 4 Keunggulan MYP Rp3,7 Triliun: Kualitas Terjaga, Anggaran Lebih Efisien
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengandalkan skema Multi Years Project (MYP) untuk mengejar ketuntasan pembangunan infra...
Metro03 September 2026 23:40
Jembatan Kembar Barombong Dikebut Appi, Tiga Bidang Lahan Masih Diperebutkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Keinginan Pemerintah Kota Makassar mempercepat pembangunan Jembatan Kembar Barombong kembali berhadapan dengan persoalan klas...
Metro03 September 2026 23:36
Bupati Sidrap Pangkas Anggaran Tak Bermanfaat, APBD Perubahan 2026 Harus Kembali ke Rakyat
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memberikan penekanan keras dalam penyusunan APBD Perubahan Tahun Anggaran...