Trotoaar.id, Makassar — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan meraih penghargaan dari Bank Indonesia (BI) atas keberhasilannya dalam mengimplementasikan layanan online tanpa perantara melalui inovasi aplikasi Bapenda Sulsel Mobile.
Inovasi tersebut dianggap berhasil dalam mempercepat dan memperluas digitalisasi daerah.
Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata atas kerja keras Kepala Bapenda Sulsel, Reza Faisal Saleh, beserta seluruh jajaran Bapenda Sulsel.
Menurut Reza, penghargaan ini menjadi motivasi bagi Bapenda Sulsel untuk terus meningkatkan kinerja guna mencapai target tahun 2024.
Reza juga menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia dan seluruh jajaran Bapenda Sulsel yang telah berupaya keras dalam mewujudkan percepatan digitalisasi daerah.
“Kegiatannya dilaksanakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sulsel, sebagai tahapan untuk championship percepatan dan perluasan digitalisasi daerah tahun ini,” ujar Reza.
Dia berharap digitalisasi daerah di Sulsel terus berkembang untuk mempermudah transaksi dan terus berinovasi dalam mencapai target pendapatan daerah.
“Harapan kita semoga digitalisasi daerah, khususnya digitalisasi penerimaan pendapatan daerah dapat semakin maju, modern, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Sebelumnya, Bapenda Sulsel telah meraih penghargaan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulsel.
Tiga samsat di Sulsel juga mendapatkan penghargaan dari Bank Indonesia sebagai UPT dengan realisasi pendapatan terbanyak melalui aplikasi Qris, yaitu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Wilayah Makassar I Selatan, UPT Pendapatan Wilayah Gowa, dan UPT Wilayah Palopo.
Selain itu, Bapenda Sulsel juga menggunakan sejumlah aplikasi untuk mempermudah masyarakat membayar pajak, seperti Bapenda Sulsel Mobile, Gopay, Tokopedia, Indomaret, Mobile Banking Bank Sulselbar, dan ATM Bank Sulselbar.




Komentar