Trotoar.id, Tana Toraja – Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung S.E, bersama Konsorsium Adaptasi Perubahan Iklim dan Lingkungan (KAPABEL), mengadakan Sosialisasi Program Kampung Iklim di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Toraja pada Rabu (6/3/24).
Dalam sambutannya, Bupati Tana Toraja menekankan pentingnya mengelola dan memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab dalam menghadapi perubahan iklim. Dia juga menyoroti pentingnya pilihan tanaman yang sesuai dengan kondisi lingkungan.
Analisis Perubahan Iklim Wilayah Sulawesi Selatan, Yosepi Kendek Allo, menyampaikan komitmen dalam upaya pengendalian perubahan iklim di Indonesia.
Baca Juga :
Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah Program Kampung Iklim (PROKLIM) untuk meningkatkan kesejahteraan sosial di tingkat lokal, khususnya di Tana Toraja. Hingga saat ini, sudah lima PROKLIM dilaksanakan dan rencananya akan dikembangkan menjadi 46 PROKLIM di setiap desa.
Dalam acara tersebut, 14 mahasiswa dari Fakultas Kehutanan Universitas Hasanudin akan terlibat dalam pengumpulan data untuk kebutuhan registrasi PROKLIM.
Harapannya, sosialisasi ini dapat membantu para Lembang dan Lurah memahami dan membimbing mahasiswa dalam kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang dilakukan oleh masyarakat.
Turut hadir dalam sosialisasi ini Balai Pengendalian Perubahan Iklim wilayah Sulawesi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tana Toraja, Kepala Lembang dan Lurah dari berbagai desa, serta undangan terkait lainnya.




Komentar