Trotoar.id, Makassar — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto terus memajukan Masjid Kubah 99 Asmaul Husna, yang telah menjadi simbol baru bagi Kota Makassar.
Kota Makassar kini memiliki tiga masjid yang menjadi pusat perhatian, yaitu Masjid Raya Makassar, Masjid Al-Markaz Al-Islami, dan Masjid Kubah 99 Asmaul Husna.
Dengan arsitektur modern-futuristiknya, Masjid Kubah 99 Asmaul Husna dianggap sebagai masjid urban yang akan menyambut siapa pun dengan tangan terbuka.
“Masjid Kubah 99 ini bukan hanya sebuah tempat ibadah, tapi juga menjadi titik sentral bagi masyarakat. Ini adalah masjid masa depan,” ujar Danny Pomanto dalam sambutannya pada peringatan Nuzulul Qur’an 1445 H di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna, Sabtu (30/3) malam.
Dengan kepengurusan baru yang diisi oleh ulama-ulama dari berbagai organisasi Islam di Makassar, Danny Pomanto yakin bahwa Masjid Kubah 99 Asmaul Husna dapat menjadi simbol persatuan.
“Masjid ini memiliki peran penting sebagai pusat persatuan, tempat ibadah bagi semua, dan juga sebagai bangunan yang indah,” tambahnya.
Danny Pomanto berharap Masjid Kubah 99 Asmaul Husna terus dipromosikan agar masyarakat semakin tertarik untuk mengunjunginya.
“Masjid ini harus tetap terbuka bagi semua. Saya yakin ini akan menjadi amal jariyah bagi saya karena memberikan ruang yang luas bagi semua orang,” ucap Danny Pomanto.
Selain rencana mengadakan itikaf pada malam ke-25 Ramadan dan mengundang seluruh RT/RW, ia juga berencana menjadikan Masjid Kubah 99 Asmaul Husna sebagai pusat pendidikan untuk mendukung Program Jagai Anakta’.
“Saya berharap untuk membuat hotel-hotel Islami di sini, di mana orang tua dapat menghabiskan akhir pekan bersama anak-anak mereka dengan mengisi waktu dengan Al-Quran. Ini bisa menjadi program mingguan yang dimulai dari subuh,” tambahnya.
Pada peringatan Nuzulul Quran 1445 H yang juga dihadiri oleh Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin, Danny Pomanto juga menunaikan zakat di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna.




Komentar