Pemprov Sulsel

PJ Gubernur Sulsel Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Kabupaten Luwu

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 09 Mei 2024 14:07

PJ Gubernur Sulsel Tinjau Lokasi Banjir dan Longsor di Kabupaten Luwu

Trotoar.id, Luwu – Bahtiar Baharuddin, Penjabat Gubernur Sulsel, melakukan kunjungan ke lokasi terdampak banjir dan tanah longsor di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, pada Kamis, 9 Mei 2024.

Meskipun dihadapkan dengan medan yang sulit, termasuk melewati jembatan darurat dari bambu di tengah arus sungai yang deras.

Selain Kecamatan Latimojong, Bahtiar juga meninjau titik banjir dan longsor di Kecamatan Bajo Barat.

Dia didampingi oleh Komandan Lantamal VI (Danlantamal VI) Makassar, Brigjen TNI (Mar) Andi Rahmat M.

Baca Juga  Mayat Perempuan dalam Keadaan Terlentang Ditemukan di Hotel Mercure Makassar, Ini Kronologi dan Identitas Korban

Bahtiar dan Andi Rahmat memeriksa semua posko di Kecamatan Latimojong dan Bajo Barat untuk memastikan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana alam terpenuhi, termasuk sembako, air bersih, pakaian, dan alat penerangan.

Desa Kadundung, Latimojong, menjadi salah satu desa terisolir setelah jembatan penghubung dengan desa tetangga putus akibat banjir pada Jumat, 3 Mei 2024. Di Desa Pajang, longsor menyebabkan satu keluarga meninggal dunia.

Di Desa Saronda, Kecamatan Bajo Barat, sejumlah rumah dan fasilitas umum hanyut terbawa arus banjir.

Baca Juga  Di Maros Gubernur Sulsel Panen Padi Benih Mandiri 

Begitu juga di Desa Bone Lemo, di mana beberapa rumah hanyut, rusak parah, dan akses air bersih belum terpenuhi.

“Alhamdulillah, di Latimojong sudah tertangani dengan baik. Kami telah mendirikan posko sebagai pusat pelayanan dan memastikan kebutuhan dasar tersedia setiap saat,” kata Bahtiar setelah peninjauan.

Bahtiar menyatakan bahwa tanggap darurat menurut BNPB berlangsung selama 14 hari.

Sementara itu, perbaikan infrastruktur seperti jembatan dan jalan sedang dipercepat untuk membuka akses ke wilayah terdampak.

Baca Juga  Selain Ngaku Muslim Mualaf, FH: Saya Ada Penyakit, Ketika Cuitan Itu Saya Lakukan Adalah Karena Penyakit Itu

“Kami telah menetapkan 14 hari sebagai masa tanggap darurat bencana. Namun, hingga saat ini, penanganan sudah berjalan lancar. Wilayah terdampak dan korban telah menerima pelayanan, termasuk layanan kesehatan dan obat-obatan,” tambahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dari berbagai daerah, BUMN, BUMD, perusahaan, dan semua pihak yang telah memberikan sumbangan untuk bencana alam di Sulawesi Selatan,” tutup Bahtiar. (*)

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Politik30 Oktober 2026 14:12
Jelang HUT NasDem, Kader DPW dan GPND Sulsel Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai NasDem, kader Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan ...
Politik30 Oktober 2026 13:06
Panggung Musda Golkar Gowa Mulai Terbuka, Lukman B Kady Dijadwalkan Kembalikan Formulir
GOWA, Trotoar.id — Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gowa mulai memasuki fase krusial. Penjaringan bakal calon resmi dibuka, seme...
Metro29 Oktober 2026 16:27
Jalan Samping Tol Sutami Rusak Parah, Gubernur Sulsel: Balai Jalan Segera Kerjakan Perbaikan
MAKASSAR, Trotoar.id — Kerusakan jalan di sepanjang sisi Tol Ir. Sutami, Makassar, kembali menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat. Aspal dan b...
Politik29 Oktober 2026 15:36
Usman Marham Turun Kawal Musda Golkar Pinrang dan Enrekang, Pastikan Konsolidasi Sesuai Juklak
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di Kabupaten Pinrang dan Enrekang yang dijadwalkan berlangsung ...