Trotoar.id, Makassar — Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menanggapi wacana pasangan Mohammad Ramdhan Danny Pomanto dan Indah Putri Indriani di Pilgub Sulsel 2024.
Wacana ini mendapatkan respon positif dari Bappilu DPP Partai Golkar. Ahmad Doli Kurnia Tanjung menyatakan bahwa sejumlah kader Golkar telah diberi surat tugas untuk membangun komunikasi dan koalisi dalam Pilkada.
Salah satu kader tersebut adalah Indah Putri Indriani, Bupati Luwu Utara, yang telah menerima surat tugas sebagai modal untuk menggalang koalisi menghadapi Pilgub Sulsel.
Baca Juga :
“Termasuk Bu Indah yang mendapat surat tugas untuk maju Pilgub Sulsel. Kami di DPP berharap siapa pun yang maju, ada kader Golkar di posisi 01 atau 02,” kata Ahmad Doli Kurnia Tanjung.
Ahmad Doli juga merespon positif pertemuan antara Danny Pomanto dan Indah Putri Indriani beberapa waktu lalu.
Menurutnya, pertemuan tersebut merupakan bagian dari komunikasi dan silaturahmi yang dibangun oleh para kader.
Golkar saat ini belum menetapkan siapa kader yang akan diusung dalam Pilkada Serentak 2024.
Penentuan pasangan calon akan didasarkan pada kajian ilmiah dan survei yang dilakukan oleh DPP.
“Apapun sikap DPP harus kita laksanakan. Tapi kita masih harus melihat hasil survei yang dilaksanakan oleh DPP,” terang Ahmad Doli.
Terkait potensi pasangan Danny Pomanto dan Indah Putri Indriani di Pilgub Sulsel 2024, Ahmad Doli enggan berkomentar banyak dan menyatakan bahwa DPP belum memutuskan siapa yang akan diusung.
“Saya tidak masuk di wilayah itu. Namanya sesama muslim, ya bisa saja itu silaturahmi. Yang jelas, Partai Golkar belum ada sikap terkait perpolitikan,” jelasnya.
Ahmad Doli, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, menegaskan bahwa saat ini belum ada rekomendasi yang dikeluarkan untuk kader yang akan maju.
Golkar baru akan mengeluarkan rekomendasi menjelang akhir pendaftaran pada Agustus 2024. “Biasanya kami mengeluarkan keputusan menjelang akhir pendaftaran,” ujar Ahmad Doli.




Komentar