DPRD Sulsel

Komisi E DPRD Sulsel Gelar RDP Bersama Seluruh Kepala Sekolah SMA Se-Kota Makassar

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Senin, 08 Juli 2024 14:14

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan secara resmi menyetujui pendirian SMA Negeri 24 Makassar dalam rapat kerja bersama Komisi E dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan pada Senin, 8 Juli 2024.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan secara resmi menyetujui pendirian SMA Negeri 24 Makassar dalam rapat kerja bersama Komisi E dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan pada Senin, 8 Juli 2024.

Trotoar.id, Makassar  – Komisi E DPRD Sulawesi Selatan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama seluruh Kepala Sekolah SMA se-Kota Makassar pada hari Senin pagi. 

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas berbagai isu dan tantangan yang dihadapi oleh sekolah-sekolah menengah atas di kota ini, termasuk penerimaan siswa baru untuk mencari solusi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Rahman Pina, membuka rapat dengan menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif. 

Ia juga menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran pendidikan.

“Pertemuan ini merupakan langkah awal untuk mendengarkan langsung aspirasi dan permasalahan yang dihadapi oleh sekolah-sekolah kita. Kami ingin memastikan bahwa seluruh SMA di Makassar dapat memberikan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi semua siswa,” ujar Rahman Pina dalam sambutannya.

Selama rapat, berbagai kepala sekolah menyampaikan sejumlah isu yang mereka hadapi, termasuk kekurangan fasilitas, keterbatasan anggaran, serta masalah infrastruktur. 

Salah satu kepala sekolah, Ibu Yuliana dari SMA 5 Makassar, mengungkapkan bahwa sekolahnya masih mengalami kekurangan ruang kelas dan laboratorium yang memadai.

“Kami sangat membutuhkan tambahan ruang kelas dan fasilitas laboratorium untuk mendukung proses belajar mengajar. Saat ini, siswa kami terpaksa belajar dalam kondisi yang kurang ideal,” kata Ibu Yuliana.

Menanggapi hal tersebut, Rahman Pina berjanji akan membawa semua masukan ini ke rapat-rapat berikutnya di DPRD dan mengupayakan alokasi anggaran yang lebih baik untuk sektor pendidikan. 

Ia juga mengajak para kepala sekolah untuk terus berkomunikasi secara aktif dengan pihak legislatif dan eksekutif guna memastikan setiap masalah dapat segera ditangani.

“Kami berkomitmen untuk memperjuangkan anggaran yang lebih besar bagi pendidikan. Kami juga akan bekerja sama dengan dinas terkait untuk memastikan setiap sekolah mendapatkan perhatian yang layak,” tambah Rahman Pina.

Rapat dengar pendapat ini diharapkan dapat menjadi awal dari sinergi yang lebih baik antara pemerintah daerah dan sekolah-sekolah di Makassar. 

Dengan adanya dialog yang konstruktif, diharapkan berbagai masalah yang dihadapi oleh sekolah-sekolah dapat segera diatasi, sehingga kualitas pendidikan di Kota Makassar terus meningkat.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah15 April 2026 18:58
DWP Sidrap Ikuti Halalbihalal dan Peringatan Hari Kartini DWP Pusat Secara Daring
SIDRAP, Rrotoar.id — Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sidenreng Rappang bersama DWP tingkat kecamatan se-Sidrap mengikuti kegiatan H...
Daerah15 April 2026 18:21
Bupati Andi Rahim Dilantik sebagai Wakil Ketua Bidang Diplomasi Maritim ASPEKSINDO 2025–2030
JAKARTA, Trotoar id — Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, resmi mengemban amanah baru di tingkat nasional setelah dilantik sebagai Wakil Ketua B...
Metro15 April 2026 17:29
Wawali Makassar Terima Audiensi MPM UNM, Bahas Pekan Parlemen 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Negeri Makass...
Metro15 April 2026 17:05
Wali Kota Makassar Tolak Pengadaan Randis Baru
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil langkah tegas dalam pengelolaan anggaran daerah dengan menolak pengadaan ken...