Pemda Bantaeng

Bantaeng Jadi Pusat Peternakan Sulsel Berkat Program Asuransi Jasindo

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 24 Juli 2024 16:02

Bantaeng Jadi Pusat Peternakan Sulsel Berkat Program Asuransi Jasindo

Trotoar.id, BantaengPT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) menobatkan Bantaeng sebagai pusat peternakan di Sulawesi Selatan, berkat implementasi program asuransi peternakan yang dimulai oleh Pemerintah Kabupaten sejak 2019.

Program ini merupakan inisiatif dari DR Ilham Azikin selama masa jabatannya sebagai Bupati Bantaeng periode 2018-2023, dan telah memberikan perlindungan kepada peternak dari risiko gagal panen akibat kematian atau pencurian ternak.

Program asuransi ini telah melindungi para peternak Bantaeng dengan pemerintah menanggung premi asuransi.

Peternak tidak perlu khawatir jika ternaknya mati, karena PT Jasindo akan memberikan klaim asuransi sebagai penggantinya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Ilham Azikin. Berkat program ini, Bantaeng kini menjadi pusat peternakan di Sulawesi Selatan,” ujar RO Manajer PT Jasindo Cabang Makassar, Muh Arief Akbar, pada acara penyerahan klaim asuransi peternakan di Bantaeng, Selasa, 23 Juli 2024.

Muh Arief Akbar juga menyoroti peningkatan literasi tentang pentingnya asuransi peternakan yang dihasilkan dari program ini.

“Setelah Bantaeng memulai program ini, banyak daerah lain mulai sadar akan pentingnya asuransi peternakan untuk melindungi para peternak,” tambahnya.

Kerja sama antara PT Jasindo dan Pemkab Bantaeng telah mendorong pemahaman dan minat terhadap asuransi peternakan di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Bantaeng mencatat salah satu klaim asuransi terbesar di Sulsel, dengan total Rp1,4 miliar dicairkan dari Januari hingga Juli 2024.

“Kami telah menyelesaikan klaim sebesar Rp1,4 miliar dan berharap kerja sama ini akan terus berlanjut,” ungkap Muh Arief Akbar.

PT Jasindo memberikan penghargaan kepada DR Ilham Azikin sebagai tokoh penggerak asuransi pertanian dan peternakan di Sulsel.

Gerakan ini, yang dimulai dari Kabupaten Bantaeng, telah memberikan dampak signifikan dalam melindungi dan mendukung peternak di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bantaeng, Bachtiar, menekankan bahwa program asuransi peternakan merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap peternak.

Setiap peternak yang mengalami gagal panen akibat kematian atau pencurian ternak berhak atas klaim asuransi senilai Rp10 juta, yang bisa digunakan untuk membeli bibit ternak baru.

“Jumlah klaim asuransi di Bantaeng jauh lebih besar dibanding daerah lain di Sulsel, dengan total mencapai Rp1,4 miliar dari Januari hingga Juli,” jelasnya.

Dengan program asuransi peternakan ini, Bantaeng telah menetapkan standar baru dalam melindungi dan mendukung peternak, menjadikannya contoh sukses bagi daerah lain di Sulawesi Selatan. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro08 September 2026 19:25
Entry Meeting BPK Sulsel, Munafri Tekankan Regulasi BUMD Tak Boleh Multitafsir
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat pengawasan terhad...
Metro08 September 2026 18:05
Andi Sudirman Lepas 20 Taruna Penerima Beasiswa Penerbangan, Siapkan Pilot Andal Kebanggaan Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperluas investasi di sektor sumber daya manusia melalui program beasiswa pendid...
Politik08 September 2026 17:45
Temui Gubernur, IAS Tegaskan Golkar Sulsel Sejalan dengan Pemerintahan Sudirman-Fatma
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), menemui Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sula...
Metro08 September 2026 16:28
Pemkot Makassar Terima PSU 18 Perumahan Senilai Rp578,68 Miliar, Appi Ubah Pola Penyerahan
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali menambah aset daerah dari hasil penyerahan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) kawasan peru...