
Trotoar.id, Makassar – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Bappelitbangda Sulsel) menerima kunjungan dari Regional Manager USAID Selaras untuk Sulawesi Selatan, Indarwati Aminuddin, beserta tim pada Senin, 5 Agustus 2024.
Pertemuan ini membahas pelaksanaan program USAID Selaras (Sustainable Municipal Solid Waste Management and Partnership) di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappelitbangda Sulsel, Ishak Amin Rusli, ST, MT, menjelaskan bahwa USAID Selaras merupakan program kerja sama lima tahun antara USAID dan Pemerintah Indonesia yang difokuskan pada upaya pengurangan polusi plastik di laut serta emisi gas metana di darat.

Tujuannya adalah untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah dan daur ulang yang lebih berkelanjutan dan terintegrasi di perkotaan.
“Untuk Provinsi Sulawesi Selatan, program USAID Selaras ini akan diimplementasikan di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa,” ujar Ishak Amin Rusli.
Program ini mencakup berbagai aspek, termasuk tata kelola sampah, pembiayaan, perluasan layanan, serta perubahan perilaku sosial terkait pengelolaan sampah.
USAID bekerja sama dengan sektor swasta, masyarakat sipil, dan pemerintah kota untuk mencapai tujuan pembangunan nasional Indonesia, yakni pengelolaan 100 persen sampah pada tahun 2024 dan pengurangan polusi plastik laut sebesar 70 persen pada tahun 2025.

USAID Selaras juga berperan penting dalam mendukung visi Indonesia menuju ekonomi sirkular pada 2045, di mana 90 persen sampah diolah, 35 persen didaur ulang, dan 10 persen dikelola di tempat pemrosesan akhir.
Salah satu hasil yang diharapkan dari program ini adalah munculnya regulasi yang mendukung pengurangan polusi plastik serta pengelolaan sampah perkotaan yang lebih berkelanjutan.
Selain itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi rumah tangga dan perusahaan dalam praktik 3R (reduce, reuse, recycle) serta memperkuat kapasitas lembaga pemerintah dan swasta dalam pengelolaan sampah.
Sebagai informasi tambahan, program USAID Selaras tidak hanya akan berjalan di Makassar dan Gowa, tetapi juga di 16 kabupaten/kota lainnya di Indonesia.
Beberapa di antaranya termasuk Kabupaten Deli Serdang, Kota Binjai, dan Medan di Sumatera Utara; Kabupaten Tangerang di Banten; Kabupaten Karanganyar, Sukoharjo, Sragen, dan Wonogiri di Jawa Tengah;
Kemudian Kota Blitar dan Pasuruan, Kabupaten Gresik, Probolinggo, dan Sidoarjo di Jawa Timur; Kabupaten Penajam Paser Utara di Kalimantan Timur; serta Kabupaten Badung dan Klungkung di Bali.
Program ini diharapkan dapat membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan sampah dan pengurangan polusi di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan. (*)


Komentar