Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Rancang Multi Utilities Tunnel untuk Tata Infrastruktur Telekomunikasi

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 18 September 2024 16:15

Pemkot Makassar Rancang Multi Utilities Tunnel untuk Tata Infrastruktur Telekomunikasi

Makassar, Trotoar.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan tim penyelenggara telekomunikasi berbasis kabel di Ruang Sipakelebbi, Balai Kota Makassar, Rabu (18/9/2024).

Rapat ini merupakan langkah lanjutan dari diskusi sebelumnya dengan Kementerian Kominfo (Kemkominfo), di mana Makassar terpilih sebagai salah satu dari 40 kota yang akan menjadi pilot project pengembangan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Rakor kali ini berfokus pada perencanaan dan implementasi multi utilities tunnel sebagai bagian dari revolusi infrastruktur di Kota Makassar.

Pemkot Makassar mengundang penyedia layanan jaringan dan perwakilan dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia untuk membahas sejumlah isu krusial terkait hal ini.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, didampingi oleh Staff Ahli Mario Said, Plt Kepala Dinas Kominfo Ismawaty Nur, Kadis DPMPTSP Helmy Budiman, Kadis Pertanahan Sri Sulsilawaty, dan Kadis Pekerjaan Umum Zuhaelsi Zubir, menekankan pentingnya penataan infrastruktur telekomunikasi.

Dalam sambutannya, Danny Pomanto menegaskan perlunya penataan dan penerapan kebijakan yang tepat untuk mengatasi masalah kabel semrawut yang dapat menimbulkan risiko keselamatan.

“Kabel yang tidak tertata dengan baik telah menyebabkan banyak masalah, termasuk kecelakaan. Kontribusi kita sangat penting dalam mengatasi masalah ini, termasuk penertiban izin dan tata ruang. Kita perlu mendukung kota ini menjadi modern dan cerdas, seperti yang telah diterapkan di kota-kota maju melalui multi utilities tunnel,” jelas Danny Pomanto.

Danny juga mengungkapkan rencana untuk mengadopsi desain multi utilities tunnel yang lebih efisien, terinspirasi dari model yang diobservasi di Singapura dan diterapkan di Ibu Kota Negara (IKN).

Sementara itu, Plt Kadis Kominfo Makassar, Ismawaty Nur, menyoroti urgensi transformasi digital dan pemerataan jaringan 5G.

“Untuk mempercepat transformasi digital, penataan fiber optik menjadi sangat penting. Ini adalah salah satu hambatan terbesar dalam penyediaan 5G secara merata di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kabel yang menggantung merupakan isu keselamatan yang perlu segera diselesaikan.

Kepala Dinas PTSP, Helmy Budiman, menambahkan bahwa kolaborasi dengan penyedia layanan jaringan adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di Makassar.

“Diskusi ini merupakan langkah tepat untuk bersama-sama meningkatkan kualitas dan keberlanjutan infrastruktur telekomunikasi di kota ini,” tambah Helmy Budiman.

Dengan rencana ini, Pemkot Makassar berharap dapat menghadirkan sistem infrastruktur telekomunikasi yang lebih teratur dan aman, serta mendukung kemajuan teknologi di kota.

Penulis : Cici

 Komentar

Berita Terbaru
Politik03 September 2026 15:48
Golkar Sulsel Tak Ingin Salah Pilih Nahkoda, Survei Kader Jadi Penentu Ketua DPD II
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai menyiapkan strategi konsolidasi organisasi menghadapi agenda politik mendatang. Salah sa...
Metro03 September 2026 15:03
MYP Jalan Provinsi Sulsel Capai Progres, Lebih 300 Km Jalan Sudah Tertangani
MAKASSAR,Trotoar.id —Program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan periode 2025–2027 terus bergerak. Hingga awal Septembe...
Daerah02 September 2026 23:40
Di Tengah Kemarau El Nino, Petani Sidrap Panen 9 Ton Gabah dari 68 Are, Bupati: Bukti Keuletan Petani
SIDRAP, Trotoar.id —Kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino tidak menyurutkan semangat petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) untu...
Metro02 September 2026 23:36
Lama Tak Produktif, Munafri Siapkan Transformasi RPH Tamangapa Jadi Kawasan Pertanian-Peternakan Terintegrasi
MAKASSAR, Trotoar.id —Pemerintah Kota Makassar menyiapkan transformasi kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Tamangapa, Kecamatan Manggala, menjadi kawas...