Pilkada Bulukumba

JMS: Guru Adalah Pahlawan Pendidikan, Bukan Alat Politik

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 19 September 2024 13:09

JMS: Guru Adalah Pahlawan Pendidikan, Bukan Alat Politik

Bulukumba, Trotoar id – Calon Bupati Bulukumba, Jamaluddin M Syamsir (JMS), menyampaikan pandangannya yang tegas terkait peran guru yang kerap kali dijadikan alat politik menjelang Pemilu dan Pilkada.

Dalam pertemuan bersama warga Desa Swatani, Kecamatan Rilau Ale, JMS menekankan pentingnya menghormati peran guru sebagai pembentuk generasi bangsa, bukan sekadar instrumen politik.

JMS mengungkapkan keprihatinannya tentang praktik politik yang sering kali memanfaatkan posisi guru.

Menurutnya, guru merupakan pilar utama dalam mencerdaskan anak bangsa, dan sangat disayangkan bila mereka dijadikan korban dari dinamika politik kekuasaan.

“Guru mengajarkan kita membaca, menulis, serta membentuk karakter dan moral. Tugas mereka sangat mulia, namun sering kali mereka dipinggirkan atau dimanfaatkan untuk kepentingan politik,” tegas JMS.

Dia juga menekankan bahwa seorang pemimpin yang baik tidak boleh bersikap “durhaka” kepada guru.

JMS berjanji, jika terpilih sebagai Bupati Bulukumba, ia akan memastikan bahwa para guru bebas dari tekanan politik serta mendapatkan perlindungan penuh untuk menjalankan tugas mereka dengan optimal.

“Guru seharusnya fokus pada tugas mereka mendidik, bukan menjadi alat politik. Saya berkomitmen untuk melindungi profesi ini, memastikan mereka sejahtera, dan memberikan mereka ruang untuk berkembang secara profesional tanpa intervensi politik,” lanjutnya.

Selain itu, JMS juga mengajak masyarakat untuk lebih menghargai peran guru dalam pembangunan masa depan Bulukumba.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk memperhatikan kesejahteraan guru dengan serius, termasuk peningkatan gaji, perlindungan sosial, dan akses kepada pelatihan profesional.

“Jika kita ingin Bulukumba maju, kita harus memperkuat sistem pendidikan. Dan ini dimulai dengan memberikan dukungan penuh kepada guru-guru kita. Tanpa guru, kita tidak akan bisa membangun masa depan yang cerah,” imbuhnya.

JMS menyayangkan kenyataan bahwa guru kerap kali dipaksa untuk terlibat dalam proses politik, padahal tugas utama mereka adalah mencerdaskan generasi muda.

Ia menilai praktik semacam ini perlu dihentikan dan berharap di masa depan, guru akan mendapatkan tempat yang lebih terhormat tanpa harus menjadi korban politik.

“Saya ingin memastikan bahwa di bawah kepemimpinan saya, guru-guru di Bulukumba akan bebas dari segala bentuk tekanan politik. Mereka akan bisa mengajar dengan tenang dan fokus pada tugas utama mereka, yaitu mencerdaskan anak-anak kita,” tutup JMS.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Mei 2026 20:55
Festival Keberkahan Kurban Bosowa Peduli Resmi Dibuka, Appi: Jadi Inspirasi Kolaborasi Sosial
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri sekaligus membuka Festival Keberkahan Kurban 1447 Hijriah/2026 yang digelar...
Daerah27 Mei 2026 18:08
Bupati Andi Utta Apresiasi Qurban Bersama KM Bulukumba, 13 Sapi Disalurkan hingga Pelosok Desa
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada Kerukunan Masyarakat Bulukumba (K...
News27 Mei 2026 15:53
Wakil Bupati Luwu Salat Idul Adha Bersama Warga Walenrang, Serukan Kepedulian Sosial
LUWU, TROTOAR ID — Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Walenrang berlangsung khidmat dengan dihadiri langsung Wakil Bupati Luw...
Metro27 Mei 2026 14:48
Suasana Kekeluargaan Warnai Open House Iduladha Wali Kota Makassar
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pelaksanaan open house Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang digelar Wali Kota ...