Partai Golkar Sulsel

Menjelang Musda Golkar Sulsel, Andi Kaswadi: Saya Siap Maju

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 24 September 2024 16:00

Menjelang Musda Golkar Sulsel, Andi Kaswadi: Saya Siap Maju

Makassar, Trotoar.id  – Jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan, sejumlah nama kader senior mulai mencuat ke permukaan untuk menggantikan posisi Taufan Pawe sebagai Ketua Golkar Sulsel. 

Beberapa tokoh penting disebut-sebut sebagai calon kuat untuk memperebutkan kursi kepemimpinan partai berlambang pohon beringin ini.

Beberapa nama yang santer terdengar akan bersaing dalam Musda Golkar antara lain Andi Kaswadi Razak, Bupati Soppeng; Andi Fashar Padjalangi, mantan Bupati Bone; Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, Bupati Gowa; serta Indah Putri Indriani, Bupati Luwu Utara. 

Mereka dianggap sebagai figur yang memiliki pengaruh kuat di masing-masing daerah dan berpotensi membawa arah baru bagi Golkar Sulsel.

Salah satu calon kuat yang dinanti-nanti adalah Andi Kaswadi Razak. Ketua Golkar Kabupaten Soppeng yang juga Bupati Soppeng ini menyatakan kesiapannya untuk maju dalam Musda apabila mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar. 

Menurutnya, dorongan dari sejumlah DPD II merupakan sinyal penting untuk menentukan langkah politik ke depan.

“Insya Allah, saya siap maju di Musda,” tegas Andi Kaswadi Razak yang akrab disapa Puang Dulli, ketika ditemui usai menghadiri pelantikan Anggita DPRD Sulsel 

Tidak hanya menyatakan kesiapannya, Puang Dulli juga menunjukkan dukungan penuh bagi generasi muda Golkar yang ingin berkompetisi dalam Musda nanti. 

Menurutnya, regenerasi di tubuh partai adalah hal yang penting untuk memastikan Golkar tetap relevan dan kuat dalam menghadapi dinamika politik yang semakin kompleks.

“Kader muda juga harus diberikan ruang. Saya sangat mendukung jika ada kader-kader muda yang siap untuk tampil dan berkompetisi di Musda nanti, terutama setelah Pilkada usai,” tambahnya.

Musda Golkar Sulsel diharapkan menjadi momentum penting bagi partai ini untuk menentukan arah kepemimpinan dan strategi politik menghadapi tantangan masa depan, termasuk Pemilu 2024 mendatang. 

Para kandidat yang disebut-sebut akan maju diyakini memiliki visi dan misi masing-masing untuk membawa Golkar Sulsel ke posisi yang lebih kuat di kancah politik regional dan nasional.

Dengan banyaknya nama besar yang muncul, Musda Golkar Sulsel kali ini diperkirakan akan berlangsung ketat dan penuh dinamika. 

Persaingan di antara para kandidat tidak hanya akan menentukan nasib kepemimpinan partai, tetapi juga arah kebijakan politik yang akan diambil Golkar di Sulawesi Selatan dalam beberapa tahun mendatang.

Bahkan beberapa kader berharap agar kiranya, nahkoda partai Golkar Sulsel kedepannya akan membawa perubahan dan mengembalikan marwah partai Golkar.

Mengingat saat ini Partai Golkar di era Kepemimpinan Taufan Pawe dianggap tidak mampu membawa partai Golkar lebih baik, malahan Golkar harus menerima sejarah buruk menjadi pemenang kedua pemilu 2024.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro06 September 2026 16:46
12.361 KK di Panakkukang Diproyeksikan Nikmati Iuran Sampah Gratis, Nilainya Capai Rp2,8 Miliar
MAKASSAR, Trotoar.id — Program pembebasan iuran sampah yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus diperluas. Di Kecamatan Panakkukang, ...
Metro06 September 2026 16:03
Iuran Sampah Gratis Diperluas, 12.501 KK di Tamalanrea Berpotensi Nikmati Pembebasan
MAKASSAR, Trotoar.id — Kebijakan pembebasan iuran sampah Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar diperluas. Di Kecamatan Tamalanrea, jumlah rumah tangga y...
Metro06 September 2026 15:59
Memutus Rantai Pernikahan Usia Anak, TP PKK Sidrap Dorong Gerakan Bersama
SIDRAP, Trotoar.id — Pernikahan usia anak tidak hanya mengubah jalan hidup seorang anak. Dampaknya dapat merembet ke pendidikan, kesehatan, kondisi ...
Metro05 September 2026 15:27
Usaha Sambil Doa, Pemkot Makassar Kerahkan Tangki Air, SPAM hingga Salat Istisqa Minta Hujan
MAKASSAR, Trotoar.id— Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memilih menempuh dua jalur sekaligus menghadapi kemarau panjang dan krisis air bersih: berge...