Makassar, Trotoar.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, telah menunjukkan komitmen nyata dalam membangun Kabupaten Jeneponto sepanjang masa kepemimpinannya.
Sejak periode 2021 hingga 2023, ratusan miliar rupiah telah dialokasikan untuk berbagai proyek infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Jeneponto.
Jika terpilih kembali dalam Pilgub Sulsel 2024, bersama pasangannya Fatmawati Rusdi, Andi Sudirman berjanji akan melanjutkan program-program strategis ini untuk lebih memajukan wilayah tersebut.
Muhammad Ramli Rahim (MRR), Juru Bicara pasangan Andalan Hati, menjelaskan beberapa proyek penting yang sudah direalisasikan selama masa jabatan Andi Sudirman. Salah satu yang menonjol adalah pembangunan dan pelebaran jalan.
“Preservasi jalan Ruas Boro di Jeneponto telah dilakukan sepanjang 3,72 km, serta pelebaran Jalan Nasional Sungguminasa-Jeneponto senilai Rp176 miliar,” ujar MRR pada Rabu (9/10/2024).
Selain itu, proyek tanggul Sungai Allu dan Rest Area juga telah dibangun untuk mengantisipasi banjir dan meningkatkan kenyamanan bagi warga.
Tak ketinggalan, Masjid Agung Jeneponto turut direnovasi, memperlihatkan perhatian Andi Sudirman terhadap kebutuhan keagamaan dan fasilitas umum masyarakat.
Kepedulian Andi Sudirman terhadap kebutuhan dasar masyarakat juga diwujudkan melalui penyediaan Arsinum (air siap minum) di Pulau Libukang.
Pulau ini sebelumnya mengalami kesulitan air bersih, namun dengan adanya fasilitas ini, kebutuhan dasar air minum warga setempat bisa terpenuhi.
Bukan hanya itu, pembangunan rumah baru bagi korban bencana banjir di Desa Tarowang dan Desa Allu, Kecamatan Tarowang, menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi untuk membantu pemulihan daerah terdampak bencana.
Enam unit rumah telah diserahkan kepada warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang.
Dari sisi finansial, Jeneponto telah menerima bantuan signifikan dari pemerintah provinsi, termasuk alokasi anggaran Rp6,8 miliar pada 2022 dan Rp10 miliar pada 2023.
Bantuan ini tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur tetapi juga mendukung sektor pertanian dan perikanan.
Dalam sektor pertanian, Andi Sudirman memperkenalkan program Mandiri Benih Andalan, yang menyediakan benih gratis sebanyak 169,875 ton untuk ditanam di lahan seluas 6.795 hektar.
Bantuan lainnya berupa bibit cabai, bibit durian, bibit jagung, hingga peralatan pertanian seperti handtraktor dan pompa air, yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian di Jeneponto.
Selama periode 2021-2023, total bantuan untuk sektor pertanian di Jeneponto mencapai sekitar Rp56,2 miliar.
Bantuan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengadaan pupuk organik cair dan padat, alat pertanian modern, hingga pembangunan irigasi dan embung.
Semua ini bertujuan untuk memastikan ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Andi Sudirman Sulaiman menegaskan, bahwa jika terpilih kembali, program-program unggulan ini akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan, sejalan dengan visinya untuk membawa kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Jeneponto.




Komentar