Makassar, Trotoar.id – Masyarakat Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso, menyuarakan dukungan penuh kepada calon Wali Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, untuk melanjutkan dan menyempurnakan program pemasangan CCTV di lorong-lorong wisata.
Warga melihat program ini sebagai langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman, serta efektif dalam mengurangi tingkat kriminalitas.
Niriani, salah satu warga setempat, menyampaikan kekhawatirannya mengenai maraknya peredaran narkoba dan kenakalan remaja di beberapa lorong.
Menurutnya, pemasangan CCTV di lokasi-lokasi rawan dapat membantu memantau dan mendeteksi aktivitas ilegal secara lebih efektif.
“Jaringan narkoba semakin marak di lorong-lorong. Kalau setiap sudut yang rawan bisa dipasangkan CCTV, pasti akan lebih mudah mengontrol dan menindak kriminalitas,” ujarnya.
Saat ini, Pemerintah Kota Makassar telah memasang sekitar 1.815 unit CCTV yang terintegrasi dengan Polda Sulawesi Selatan.
Pemantauan dilakukan dari Operation Room/War Room di lantai 10 Balai Kota Makassar, serta dapat diakses melalui perangkat ponsel RT dan RW.
Meskipun begitu, warga merasa bahwa masih ada beberapa area yang perlu diperluas jangkauan pengawasannya dengan tambahan CCTV untuk memastikan keamanan yang optimal.
Indira Yusuf Ismail, dalam kampanyenya, berkomitmen untuk terus menyempurnakan program ini, memastikan agar semua lorong wisata mendapatkan pengawasan yang lebih komprehensif.
Menurutnya, dengan penambahan CCTV di wilayah-wilayah strategis, keamanan kota dapat ditingkatkan dan aktivitas warga menjadi lebih terjamin.
“Kejahatan dan kenakalan remaja memang menjadi perhatian serius. Kami akan terus meningkatkan dan menyempurnakan CCTV di lorong-lorong untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat,” jelas Indira.
Selain keamanan, program Lorong Wisata yang digagas Pemkot Makassar juga telah membawa dampak positif.
Lorong-lorong yang dulunya terabaikan kini berubah menjadi pusat kegiatan seni, budaya, dan ekonomi, yang tidak hanya memberdayakan masyarakat, tetapi juga meningkatkan pendapatan lokal.
Indira melihat potensi besar dari program ini dan berniat untuk melanjutkan serta mengembangkannya agar lebih banyak warga dapat menikmati manfaatnya.
Program lainnya, seperti “Jagai Anak ta”, juga turut menjadi bagian penting dalam upaya deteksi dini masalah sosial yang melibatkan anak-anak.
Program ini berfokus pada pendidikan karakter dan perlindungan anak, yang sejalan dengan visi Indira untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang aman dan ramah bagi semua golongan.
Warga Lette berharap, di bawah kepemimpinan Indira Yusuf Ismail, ketiga program yang saling mendukung ini—CCTV Lorong Wisata, Lorong Wisata, dan Jagai Anak ta—dapat terus berlanjut dan berkembang.
Mereka yakin, dengan komitmen serta pengalaman Indira, Makassar akan semakin aman, nyaman, dan sejahtera.
“Dukungan warga menunjukkan kepercayaan mereka terhadap kemampuan Indira Yusuf Ismail dalam membawa Makassar menuju masa depan yang lebih baik,” tutup Indira dalam kampanyenya.




Komentar