Makassar, Trotoar Id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan (Sulsel) telah menyiapkan segala sesuatunya untuk menyelenggarakan debat perdana bagi calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada 2024.
Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Senin (28/10/2024) malam di Hotel Four Points, Makassar, dan akan disiarkan secara langsung melalui Kompas TV.
Dalam debat perdana ini, dua pasangan calon (paslon) yang akan beradu gagasan adalah Moh.
Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad dan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi. Ketua KPU Sulsel, Hasbullah, mengungkapkan bahwa setiap tim paslon dibatasi untuk membawa maksimal 100 pendukung, sehingga total tamu yang diundang mencapai 200 orang.
“Selain pendukung dari kedua paslon, kami juga mengundang Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, kelompok penyandang disabilitas, dan media untuk memastikan kehadiran berbagai elemen masyarakat,” ungkap Hasbullah dalam keterangan persnya pada Minggu (27/10/2024).
Untuk menjaga suasana debat tetap kondusif, KPU Sulsel telah memberlakukan peraturan ketat, termasuk larangan membawa atribut kampanye ke dalam ruangan debat.
“Atribut yang diizinkan hanya yang melekat pada badan peserta, atribut tambahan tidak diperbolehkan,” tegas Hasbullah.
Debat ini akan berlangsung dalam enam segmen dengan total durasi 120 menit. Anggota KPU Sulsel Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Parmas).
Hasruddin Husain, menjelaskan bahwa segmen pertama akan dimulai dengan pemaparan visi dan misi masing-masing paslon, diawali oleh paslon nomor urut 01.
Sebagai langkah untuk menjamin keamanan acara, Polda Sulsel telah menyiapkan 602 personel yang akan mengamankan jalannya debat.
Panelis debat pun melibatkan akademisi dari beberapa universitas terkemuka di Makassar, seperti Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Islam Negeri Alauddin (UIN), dan Universitas Muhammadiyah (Unismuh).
Debat ini diharapkan menjadi platform bagi para kandidat untuk menyampaikan program-program unggulan mereka kepada masyarakat Sulsel, serta memberikan kesempatan kepada pemilih untuk lebih memahami visi dan misi masing-masing paslon dalam membangun daerah.




Komentar