Pemkot makassar

Danny Pomanto Tegaskan Sanksi Tegas untuk ASN dan Lurah Tidak Netral di Pilkada Makassar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 25 November 2024 14:40

Danny Pomanto yang juga Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Selatan menjamu Kaesang Pangarep makan siang di kediaman pribadinya  di Jalan Amirullah kecamatan Mamajang Kota Makassar 
Danny Pomanto yang juga Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Selatan menjamu Kaesang Pangarep makan siang di kediaman pribadinya  di Jalan Amirullah kecamatan Mamajang Kota Makassar 

Makassar, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, menyatakan komitmennya untuk menegakkan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Dalam pernyataan tegasnya, Danny menegaskan akan memberikan sanksi berat kepada lurah atau pejabat pemerintah yang terlibat dalam politik praktis.

Pernyataan ini disampaikan Danny setelah menerima laporan bahwa sekitar 10 lurah di Makassar diduga mendukung pasangan calon tertentu, bahkan ada yang menggunakan fasilitas kantor kelurahan sebagai markas kampanye.

“Kalau ada unsur pemerintah yang terlibat politik, laporkan langsung ke saya. Saya sudah mendengar ada beberapa lurah yang tidak netral, bahkan ada yang memanfaatkan fasilitas kantor kelurahan untuk kepentingan paslon tertentu,” tegas Danny saat diwawancarai di Anjungan Pantai Losari, Minggu (24/11/2024).

Selain lurah, Danny juga mengungkap adanya indikasi keterlibatan beberapa pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam politik praktis.

Ia menekankan bahwa dirinya tidak pernah memaksa siapapun untuk mendukungnya, dan sangat mengecam segala bentuk penyalahgunaan wewenang untuk kepentingan politik.

“Termasuk perangkat OPD, ada indikasi beberapa oknum yang mendukung pasangan calon tertentu. Hal seperti ini sangat tidak dapat ditoleransi. Netralitas adalah keharusan bagi seluruh ASN,” ujar Danny.

Danny menilai bahwa pelanggaran netralitas ASN tidak hanya mencederai nilai-nilai demokrasi, tetapi juga merusak tatanan pemerintahan yang seharusnya menjadi teladan dalam proses demokrasi.

“Saya akan mengawal penuh demokrasi di Makassar. Jangan ada yang merusak sistem hanya karena kepentingan politik sesaat. Demokrasi harus berjalan jujur dan adil demi menjaga kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Langkah tegas ini diambil mengingat Pilkada Serentak 2024 sudah semakin dekat, dengan pemungutan suara dijadwalkan berlangsung pada 14 Februari 2024.

Danny memastikan bahwa setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti dengan serius, termasuk pemberian sanksi administratif hingga pemberhentian jika ditemukan pelanggaran berat.

Pengawasan ketat terhadap netralitas ASN, lurah, dan OPD diharapkan dapat menjamin proses Pilkada berjalan damai, jujur, dan transparan.

Hal ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Danny Pomanto dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di Makassar.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen21 Juli 2026 16:46
Banggar DPRD Sulsel Soroti Kinerja APBD 2025, Rekomendasikan Audit Investigatif hingga Perbaikan Tata Kelola Keuangan Daerah
Makassar, Trotoar.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan laporan hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ran...
Uncategorized21 Juli 2026 16:28
Bursa Sekretaris Golkar Sulsel Menghangat, Tujuh Nama Masuk Radar Tim Formatur
Makassar, Trotoar.id – Penyusunan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2026–2031 mulai menjadi perhat...
Parlemen21 Juli 2026 15:54
Ketua DPRD Sulsel Terima Audiensi DPN ADKASI, Perkuat Sinergi Legislatif Jelang Rakorwil Sulawesi 2026
Makassar, Trotoar.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi, menerima audiensi dan silaturahmi jajaran Dewan Pengurus Nasional A...
Parlemen20 Juli 2026 17:58
Rahman Pina Pimpin Rapat Konsultasi DPRD Sulsel, Matangkan Persetujuan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Makassar, Trotoar.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Rahman Pina, memimpin Rapat Konsultasi DPRD Sulsel yang digelar di Ruang Rapat Pi...