Pemkot Makassar

Pj Sekda Makassar Ajak Kolaborasi untuk Distribusi Pangan Demi Kendalikan Inflasi dan Dukung Petani Lokal

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 10 Desember 2024 16:11

Pj Sekda Makassar Ajak Kolaborasi untuk Distribusi Pangan Demi Kendalikan Inflasi dan Dukung Petani Lokal

Makassar, Trotoar.id – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, secara resmi membuka Focus Group Discussion (FGD) bertema luar

“Kolaborasi dalam Distribusi Pangan untuk Mengendalikan Inflasi dan Mendukung Petani Lokal.” Kegiatan ini digelar oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Makassar di Hotel Royal Bay, Selasa (10/12/2024).

Dalam pidato pembukanya, Irwan menyoroti pentingnya kolaborasi dalam mengatasi tantangan distribusi pangan yang kerap menjadi pemicu inflasi di Kota Makassar.

Ia menjelaskan bahwa gangguan distribusi tidak hanya menyebabkan kelangkaan barang di pasaran tetapi juga berdampak pada kenaikan harga yang memberatkan masyarakat.

Baca Juga  Wali Kota Makassar Dukung BPR, Tekankan Pengawasan Transaksi Pinjol

“Kita perlu mencari solusi konkret untuk memastikan sistem distribusi pangan di Makassar lebih efisien, sehingga stabilitas harga dapat terjaga dan inflasi dapat ditekan,” tegas Irwan.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa FGD ini menjadi langkah strategis untuk mempertemukan berbagai pihak dalam merumuskan solusi bersama.

“Dengan kolaborasi yang baik, kita bisa menciptakan mekanisme distribusi yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga memberdayakan petani lokal,” tambahnya.

Baca Juga  Dilantik Pj Gubernur Bahtiar, Besse Rasida Jabat Dokter Ahli Utama Pemprov Sulsel

Selain stabilisasi distribusi pangan, Irwan juga menekankan pentingnya pemberdayaan petani lokal.

Ia menilai bahwa penguatan petani melalui akses pasar dan teknologi merupakan elemen kunci dalam mendukung ketahanan pangan.

“Petani lokal harus menjadi prioritas kita. Dengan memberikan akses ke pasar dan teknologi, mereka dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian mereka, sehingga turut menjaga kestabilan harga pangan,” ujar Irwan.

Irwan berharap agar hasil diskusi dalam FGD ini tidak hanya menjadi wacana, tetapi segera diimplementasikan untuk menciptakan dampak nyata.

Baca Juga  TP PKK Pusat Bersama TP PKK Sulsel Gelar Rapat Perdana Persiapan Puncak HKG PKK ke-54 Tahun 2026

“Ini adalah langkah awal menuju perubahan besar. Kita harus bersinergi untuk menjadikan Makassar lebih tangguh dalam menghadapi tantangan inflasi dan mendukung keberlanjutan petani lokal,” tutupnya.

Kegiatan FGD ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pejabat pemerintah, pelaku usaha, serta perwakilan kelompok petani.

Forum ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis untuk memperkuat ketahanan pangan di Kota Makassar.

Penulis : Anri

 Komentar

Berita Terbaru
Politik03 November 2026 15:12
Musda Golkar Enrekang Ditunda, Calon Ketua Belum Kantongi Diskresi
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Enrekang yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026) res...
News02 November 2026 23:15
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Berduka, Kehilangan Sahabat Lama Arifuddin Daeng Situju
SIDRAP, Trotoar.id — Kepergian wartawan senior Arifuddin Daeng Situju pada Senin (2/11/2026) malam menyisakan duka mendalam bagi Bupati Sidenreng Ra...
Metro02 November 2026 18:32
Pemprov Sulsel Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah, PELITA Diluncurkan di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai salah satu upaya mempe...
Metro02 November 2026 16:29
Sulsel Jadi Tuan Rumah IIFS 2026, Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan mendapat momentum strategis untuk memperluas peran dalam industri halal global. Menjadi tuan rumah Indonesia...