Pemprov Sulsel

Aplikasi INZTING Sulsel Jadi Rujukan Pemprov Sulteng untuk Penanganan Stunting

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 12 Desember 2024 23:41

Aplikasi INZTING Sulsel Jadi Rujukan Pemprov Sulteng untuk Penanganan Stunting

Makassar, Trotoar.id – Inovasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam mengatasi masalah stunting melalui aplikasi INZTING (Ikhtiar Men-Zero-kan Stunting) kini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Langkah strategis ini dianggap sebagai praktik terbaik yang layak diadopsi.

Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Sulteng menggelar studi lapangan untuk mempelajari penerapan aplikasi tersebut pada Kamis (12/12/2024) di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam upaya penanganan stunting di Sulteng.

Baca Juga  Ketua DPRD Makassar Bersama Forkopimda Tinjau Pos Pengamanan Idulfitri 1446 H

Kepala DP2KB Sulteng, Tuty Zarfiana, menyatakan ketertarikannya pada sistem kerja aplikasi INZTING yang telah memberikan dampak positif bagi penurunan angka stunting di Sulsel.

“Kami ingin menggali lebih dalam informasi terkait aplikasi INZTING ini. Terima kasih atas sambutan yang luar biasa. Kami berharap apa yang kami pelajari di sini dapat segera diterapkan di Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3A DALDUK KB) Sulsel, Andi Mirna, menjelaskan bahwa aplikasi INZTING memiliki 170 indikator yang melibatkan berbagai tahapan, mulai dari calon pengantin, remaja, ibu hamil, hingga bayi.

Baca Juga  Wagub Sulsel Vicon Bersama Konjen Australia di Makassar

“Aplikasi ini memungkinkan kami memantau tren per bulan atau bahkan per minggu. Setiap kabupaten/kota memiliki tiga operator, yakni dari Bappeda, Dinas Kesehatan, dan DP3A. Kami optimis angka stunting di Sulsel akan terus menurun, khususnya melalui data yang dihasilkan oleh aplikasi ini,” ungkap Andi Mirna.

Kesuksesan implementasi INZTING di Sulsel tidak terlepas dari kolaborasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga  Plt Gubernur Sulsel Tinjau Efektivitas Pompanisasi dan Embung di Desa Benteng Alla Enrekang

Beberapa OPD yang terlibat antara lain Bappeda Sulsel, Dinas Kesehatan, BKAD Sulsel, Inspektorat Sulsel, serta Diskominfo SP Sulsel.

Dukungan lintas sektor ini menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan program-program berbasis data.

Kunjungan Pemprov Sulteng ini menjadi bukti bahwa inovasi yang dihadirkan Sulsel di bidang penanganan stunting mampu menarik perhatian daerah lain untuk belajar dan mengadopsi pendekatan serupa.

Harapannya, kolaborasi ini dapat membawa perubahan signifikan dalam upaya menurunkan angka stunting di seluruh Indonesia.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Politik23 Oktober 2026 23:18
Jelang Pelantikan Golkar Sulsel, Bendera dan Baliho Bahlil-IAS Hiasi Jalanan Makassar
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Suasana Kota Makassar mulai semarak menjelang pelantikan pengurus Dewan Pimpinan...
Politik23 Oktober 2026 21:36
Golkar Sulsel Menguningkan Makassar, Konsolidasi Politik dan Ujian Empati kepada Warga
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Akhir pekan ini, Makassar bukan sekadar menjadi panggung konsolidasi Partai Gol...
Metro23 Oktober 2026 19:49
Naoemi Octarina Pimpin Delegasi Sulsel, Perkuat Sinergi Dekranasda, PKK, dan Posyandu
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO DENPASAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat sinergi program pemberdayaan ma...
Politik23 Oktober 2026 17:33
Ribuan Kader Golkar se-Sulsel Bakal Tumpah Ruah di Makassar, Ingin Bertemu Langsung Bahlil
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan kader Partai Golkar dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan ...