Makassar, Trotoar.id – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah dan pengusaha muda untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Sulsel hingga mencapai angka 8 persen.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulsel Periode 2024-2027 di Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (22/12/2024).
Dalam acara bertema Kolaborasi Pengusaha Muda Menuju Sulsel yang Mendunia, pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari.
Baca Juga :
Sebanyak 200 pengusaha muda dilantik dalam kegiatan ini, yang jika ditambah dengan pengurus di tingkat kabupaten/kota, totalnya mencapai 800 pengusaha muda di Sulawesi Selatan.
Prof Zudan menyampaikan harapannya kepada para pengusaha muda untuk menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Sulsel.
“Kita butuh investasi dan pendapatan yang lebih besar dari luar. Para pengusaha muda inilah yang diharapkan mampu menggerakkan ekonomi Sulsel menuju pertumbuhan 8 persen,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kerukunan antar pengurus agar HIPMI dapat terus berkembang.
“Soliditas dan kerukunan adalah kuncinya. Dengan filosofi dari Surah Yasin ayat 40, kita harus memposisikan diri dengan bijak dalam setiap jabatan. Mudah-mudahan ini menjadi pedoman kita agar HIPMI dapat terbang lebih tinggi dan lari lebih cepat menuju cita-cita,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Prof Zudan mengucapkan selamat kepada Ketua Umum BPD HIPMI Sulsel, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, beserta jajarannya.
“Selamat bertugas, teruslah menjaga dan mengembangkan Sulawesi Selatan sebagai rumah kita bersama,” pungkasnya.
Komitmen Kolaborasi dengan Pemerintah
Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, menegaskan bahwa BPD HIPMI Sulsel harus berkontribusi aktif dalam pertumbuhan ekonomi daerah yang berdampak secara nasional.
“Target pertumbuhan ekonomi 8 persen bukanlah hal mudah, tetapi ini tugas kita bersama. Program kerja BPD HIPMI Sulsel harus sejalan dengan pemerintah daerah dan pusat, terutama dalam ketahanan pangan, energi, dan hilirisasi,” ujarnya.
Acara pelantikan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan pendidikan kepada pelajar SD, SMP, dan SMA, serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara BPD HIPMI Sulsel dan sejumlah perbankan di Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam membangun kolaborasi antara pengusaha muda dan pemerintah untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi Sulsel yang berkelanjutan.




Komentar