Makassar, Trotoar.id – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Fadjry Djufry, menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya HM Alwi Hamu, tokoh nasional yang juga Chairman Fajar Group.
Prof Fadjry melayat ke rumah duka almarhum di Jalan Kapt. Pierre Tendean Blok J No. 14, Makassar, pada Minggu, 19 Januari 2025.
Kepergian Alwi Hamu meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi masyarakat Sulsel tetapi juga tokoh-tokoh nasional.
Baca Juga :
Prof Fadjry mengungkapkan bahwa almarhum adalah figur penting yang berkontribusi besar dalam memajukan Sulsel melalui kiprahnya di dunia pers.
“Beliau bukan hanya tokoh pers Sulsel, tetapi juga tokoh nasional yang karya-karyanya berdampak luas. Banyak kontribusi yang beliau berikan untuk kemajuan Sulsel, baik melalui media maupun dedikasi di bidang lain,” ujar Prof Fadjry.
Menurut Prof Fadjry, HM Alwi Hamu dikenal sebagai pribadi bersahaja yang dapat diterima oleh semua kalangan.
Tulisan dan pandangannya yang kritis dan membangun menjadikan beliau salah satu tokoh pers yang sangat dihormati.
“Kepergian beliau adalah kehilangan besar, tidak hanya bagi dunia pers, tetapi juga bagi masyarakat Sulawesi Selatan yang merasa dekat dengan sosoknya. Beliau adalah pribadi yang selalu membangun hubungan baik dengan siapa saja,” tambahnya.
Dalam kunjungannya, Prof Fadjry Djufry turut mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Masyarakat Sulsel kehilangan sosok yang inspiratif dan penuh dedikasi. Kita doakan semoga almarhum husnul khotimah dan segala amal kebaikannya diterima di sisi-Nya. Aamiin YRA,” ucapnya dengan penuh haru.
Wafatnya HM Alwi Hamu meninggalkan jejak yang mendalam, tidak hanya dalam dunia pers tetapi juga dalam perjalanan pembangunan Sulawesi Selatan.
Sosoknya akan selalu dikenang sebagai salah satu tokoh besar yang menginspirasi banyak orang.
Komentar