Pagar Laut Makassar

Makassar – Badko HMI Sulsel Desak Usut Penerbitan Sertifikat HGB di Laut Makassar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 27 Januari 2025 19:15

Makassar – Badko HMI Sulsel Desak Usut Penerbitan Sertifikat HGB di Laut Makassar

Makassar, Trotoar.id – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sulawesi Selatan (Badko HMI Sulsel) mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera mengusut dugaan penerbitan Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) di atas wilayah laut Makassar.

Ketua Bidang Lingkungan Hidup Badko HMI Sulsel, Ahmad Muzawir, mengungkapkan bahwa penerbitan sertifikat tersebut diduga telah berlangsung sejak 2015.

Ia menyamakan kasus ini dengan kontroversi “pagar laut” yang pernah terjadi di Tangerang.

“Berdasarkan pernyataan Menteri ATR/BPN dan Menteri KKP, laut tidak dapat dijadikan objek penerbitan sertifikat. Oleh karena itu, kami menduga adanya dugaan praktik mafia dalam perencanaan reklamasi lahan laut ini,” ujar Muzawir.

Baca Juga  Polisi Amankan 2 Kg Sabusabu dan Tiga Pengedar yang Lagi Asik di Hotel

Ia menegaskan bahwa penerbitan HGB di laut Makassar bukanlah persoalan sepele.

“Ada sekitar 23 hektare wilayah laut yang sudah diterbitkan SHGB. Ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” tambahnya.

Menurut Muzawir, pemanfaatan laut seharusnya mengacu pada izin Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga  Puluhan Korban Tsunami dan Gempa di Rawat di RS Wahidin Makassar

Karena itu, ia menduga adanya konspirasi antara pengusaha dan oknum di instansi terkait dalam proses penerbitan sertifikat tersebut.

“Kami berkomitmen untuk menginvestigasi kasus ini secara mendalam dan mengawal proses hukum agar oknum-oknum yang terlibat dapat ditindak tegas,” tegas Muzawir.

Ia juga mengkritisi sikap Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar yang enggan mengungkap identitas pemilik sertifikat tersebut.

Baca Juga  Sulsel Harus Jadi Miniatur Umat Beragama

Namun, pihaknya mengaku sudah memiliki informasi terkait pihak-pihak yang diduga terlibat.

“BPN Makassar tidak mau membuka siapa pemilik sertifikat itu, tetapi kami sudah mengantongi datanya. Kami akan terus mendorong pengungkapan mafia di balik penerbitan HGB ini,” ujarnya.

Muzawir menyatakan bahwa Badko HMI Sulsel saat ini tengah menyelesaikan kajian akademik terkait kasus tersebut.

“Setelah kajian selesai, kami akan mengambil langkah-langkah strategis untuk menindaklanjuti masalah ini,” pungkasnya.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Politik06 November 2026 22:26
Ribuan Massa Padati Harlah ke-15 NasDem di Sidrap, 212 Kader Penggerak Resmi Dilantik
SIDRAP, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-15 Partai NasDem di Sulawesi Selatan menjadi momentum konsolidasi kekuatan politik partai hin...
Metro06 November 2026 21:02
IPM Sulsel 2026 Tembus 76,66, Bone Catat Pertumbuhan Tertinggi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kualitas pembangunan manusia di Sulawesi Selatan menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pemban...
Politik06 November 2026 16:39
IAS Minta Pengurus Golkar Sulsel Melek Media dan Digital, Jangan Gagap Zaman
JAKARTA, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), meminta seluruh jajaran pengurus dan kader Golkar di...
Daerah06 November 2026 15:36
Langkah Sidrap Membangun Kesejahteraan Berbuah Anugerah Cita Negeri 2026
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas kesehatan, da...