Pemprov Sulsel ,

Pj Gubernur Sulsel Tegaskan Kepatuhan Pemda Terhadap Inpres Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Efisiensi Anggaran

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 11 Februari 2025 20:20

Pj Gubernur Sulsel Tegaskan Kepatuhan Pemda Terhadap Inpres Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Efisiensi Anggaran

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Fadjry Djufry, menegaskan bahwa seluruh pemerintah daerah di Sulsel, termasuk Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota, wajib menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran dalam pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Pemerintah Daerah se-Sulsel, yang digelar di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (11/02/2025).

“Sebagai ASN, kita wajib menjalankan Inpres ini dalam kondisi apa pun. Birokrasi harus tetap berjalan, terlepas dari keadaan fiskal yang kita hadapi. Kita ini ASN, prinsipnya ‘sami’na wa atho’na’—harus tunduk dan patuh pada pimpinan,” tegas Prof. Fadjry Djufry.

Prof. Fadjry mengungkapkan bahwa pada tahun ini, dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat mengalami pengurangan.

Baca Juga  Lalin Macet, Ada Demo Menyoal Nelayan Kodingareng, ASP Sindir Gubernur

Penyesuaian anggaran ini tidak hanya terjadi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, tetapi juga di Kementerian dan Lembaga pusat.

Oleh karena itu, pemerintah daerah harus menyusun perencanaan anggaran secara lebih efisien dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel, Mohammad Risbiyantoro, menekankan bahwa efisiensi anggaran harus diiringi dengan perencanaan yang matang, agar pelaksanaan program tetap optimal dan tujuan pembangunan dapat tercapai.

“Kalau kita rencanakan dengan baik, insyaallah program bisa berjalan dengan baik. Efisiensi bukan berarti mengurangi efektivitas, tetapi justru harus meningkatkan ketepatan penggunaan anggaran,” jelas Risbiyantoro.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengendalian risiko dalam setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan anggaran, agar transisi ke pemerintahan baru nantinya berjalan lebih lancar.

“Sinkronisasi perencanaan anggaran harus dilakukan sejak awal, sehingga pemerintahan berikutnya hanya tinggal menjalankan kebijakan yang sudah dirancang secara efektif,” tambahnya.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, para Bupati dan Wali Kota se-Sulsel, serta seluruh Kepala OPD Pemprov Sulsel dan OPD terkait di 24 kabupaten/kota.

Dengan adanya komitmen bersama ini, diharapkan pemerintah daerah di Sulsel dapat mengelola anggaran dengan lebih transparan, efektif, dan akuntabel, sejalan dengan kebijakan efisiensi yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga  Walikota Danny Teken MoU Bersama KPU Makassar Tentang Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilu
Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro04 November 2026 15:41
Kader Nantikan Rahman Bando Pimpin Golkar Enrekang, Dinilai Bisa Jadi Figur Pemersatu
ENREKANG, Trotoar.id — Peta politik internal Partai Golkar Kabupaten Enrekang memasuki babak baru. Penundaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Enreka...
Metro04 November 2026 15:11
Perhatian untuk Anak Yatim, Gubernur Andi Sudirman Buka Beasiswa SD hingga SMA, Pendaftaran Dimulai 3 November
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali memperluas akses pendidikan melalui Program Beasiswa Yatim dan/atau Piatu Tahun ...
Nasional04 November 2026 04:06
Geger Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka
JAKARTA, Trotoar.id — Kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi kepolisian mengguncang internal Mabes Polri. Tiga perwira tingg...
Politik03 November 2026 22:04
Hastang Mattanete Pimpin Golkar Pinrang, IAS Bidik Penambahan Kursi pada Pemilu 2029
PINRANG, Trotoar.id — Regenerasi kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Pinrang resmi memasuki babak baru. Hastang Mattanete ditetapkan sebagai Ketua ...