Bulukumba, Trotoar.id – Seusai dilantik dan mengikuti retret kepala daerah, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf memilih untuk tidak mengadakan penyambutan meriah.
Bupati yang akrab disapa Andi Utta ini bahkan meminta warga tidak melakukan konvoi atau arak-arakan sebagai bentuk penyambutan.
Sebagai gantinya, Pemerintah Kabupaten Bulukumba menggelar buka puasa bersama di Pantai Merpati, yang dihadiri oleh ribuan warga.
Baca Juga :
Acara ini juga turut dihadiri oleh Wakil Bupati Andi Edy Manaf serta para pejabat daerah dan tokoh masyarakat.
Andi Utta, yang tiba lebih dahulu bersama istrinya, Hj. Andi Herfida Muchtar, disambut dengan Salawat Badar.
Ia kemudian berjalan menyalami warga satu per satu, sembari melayani permintaan swafoto dari masyarakat yang antusias menyambutnya.
Tak lama berselang, Wakil Bupati Andi Edy Manaf bersama sang istri, Hj. Ira Kasuara Hasyim, juga tiba di lokasi. Hj. Ira, yang merupakan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba, hadir dengan menggunakan kursi roda.
Acara diawali dengan sambutan dari tokoh masyarakat Andi Makkasau, yang dikenal dengan gaya bicaranya yang berapi-api.
Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa awalnya warga Bulukumba berencana melakukan penyambutan besar-besaran di gerbang kota, namun keinginan itu ditolak oleh Andi Utta.
“Beliau sampaikan untuk tak usah dijemput. Beliau lebih memilih bekerja daripada sekadar seremonial penyambutan,” ujar Andi Makkasau.
Andi Makkasau menambahkan bahwa permintaan Andi Utta ini menunjukkan bahwa ia adalah pemimpin yang lebih mengutamakan kinerja daripada seremoni.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Utta menyampaikan rasa syukur atas pelantikannya di Istana Negara bersama Wakil Bupati Andi Edy Manaf.
Ia menilai, pelantikan kali ini sangat bersejarah karena dilakukan langsung oleh Presiden RI.
“Biasanya bupati dilantik oleh gubernur, tapi kali ini langsung oleh Bapak Presiden. Ini menjadi momen bersejarah bagi kami,” ujar Andi Utta.
Terkait permintaannya agar warga tidak melakukan penyambutan meriah, Andi Utta menegaskan bahwa ia ingin masyarakat lebih fokus pada hal yang lebih produktif.
“Makanya saya dari awal minta tak usah dijemput. Kita kumpul di sini saja. Apalagi ada imbauan dari Bapak Kapolres Bulukumba untuk tidak melakukan arak-arakan,” jelasnya.
Acara buka puasa bersama ini turut dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD Bulukumba, unsur Forkopimda, pejabat lingkup Pemkab Bulukumba, pimpinan instansi vertikal, camat, kepala desa/lurah, serta ribuan masyarakat.
Setelah berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah di seputaran panggung Pantai Merpati, dengan tauziah yang disampaikan oleh Ustaz Andi Ningrat Mahawardana.
Dengan konsep penyambutan sederhana namun penuh makna, kehadiran Andi Utta dan Andi Edy Manaf sebagai pemimpin Bulukumba diharapkan membawa semangat baru dalam pembangunan daerah yang lebih maju dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.




Komentar