Sidrap, Trotoar.id – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan pentingnya pembayaran gaji tepat waktu bagi petugas kebersihan.
Ia menilai kesejahteraan mereka menjadi faktor kunci dalam menjaga kebersihan kota.
Pernyataan ini disampaikan Syaharuddin dalam Rapat Pengelolaan Sampah dan Penataan Lingkungan yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sidrap di Baruga Kompleks SKPD, Sabtu (15/3).
Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti pentingnya kelancaran sistem operasional kebersihan di daerahnya.
“Jangan sampai gaji mereka terlambat. Jika itu terjadi, kinerja petugas bisa terganggu, dan kebersihan kota ikut terdampak,” tegas Syaharuddin.
Ia juga menegaskan bahwa program Sidrap Bersih harus berjalan secara optimal.
Menurutnya, keberadaan armada pengangkut sampah yang tidak beroperasi karena kendala administratif atau keterlambatan pembayaran gaji adalah hal yang tidak bisa ditoleransi.
“Saya tidak mau lagi melihat sampah menumpuk atau ada kendaraan pengangkut yang tidak bergerak. Semua harus berjalan efektif,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut, Syaharuddin juga melakukan absensi terhadap ratusan petugas kebersihan yang hadir.
Ia ingin mengenal mereka lebih dekat serta memastikan bahwa seluruh sistem kerja berjalan dengan baik.
“Saya mau tahu siapa saja yang bertugas di lapangan. Ini penting agar saya bisa memastikan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Saat ini, DLH Sidrap memiliki 398 petugas kebersihan yang tersebar di berbagai wilayah, terutama di ibu kota kabupaten. Mereka bekerja setiap hari untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Hadir dalam rapat tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Sidrap Andi Rahmat Saleh, Kepala DLH Sidrap Muhammad Yusuf, para camat, lurah, kepala desa, serta seluruh petugas kebersihan.



Komentar