Pemkot Makassar

Walikota Makassar Pantau Proyek Revitalising Informal Settlements and their Environments

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 23 Maret 2025 12:47

Walikota Makassar Pantau Proyek Revitalising Informal Settlements and their Environments
Walikota Makassar Pantau Proyek Revitalising Informal Settlements and their Environments

Makassar, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk pertama kalinya mengunjungi proyek Revitalising Informal Settlements and their Environments (RISE) di Kecamatan Biringkanaya, tepatnya di Kampung Bonelengga, Kelurahan Bulurokeng, dan di Kelurahan Untia, pada Minggu (23/3/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung dampak infrastruktur hijau yang diterapkan di permukiman informal.

Program RISE, didukung oleh Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT), Monash University, dan Universitas Hasanuddin, berfokus pada pembangunan infrastruktur berbasis alam untuk meningkatkan sanitasi, pengelolaan limbah, serta ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim.

Didampingi Chief Investigator RISE, Ihsan Latief, Munafri meninjau sistem pengolahan limbah lahan basah berbasis alam, perbaikan drainase, pembuatan jalur limpahan air untuk menangani banjir, serta sistem saluran pembuangan bertekanan untuk mengalirkan limbah dari dataran rendah.

Baca Juga  Kapolda Sulsel Bentuk Tim Kejar Pelaku "Pembantaian" Dan Penyerangan Asrama Mahasiswa

Munafri mengapresiasi konsep proyek yang tidak hanya memberikan solusi sanitasi, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa Makassar beruntung menjadi lokasi percontohan proyek RISE, yang hanya diterapkan di dua wilayah, yakni Fiji dan Indonesia.

“Terus terang saya amazed lihat ini, project yang dilakukan ini benar-benar project yang memberikan edukasi yang sangat baik tentang lingkungan kepada masyarakat,” ujar Munafri.

“Sangat beruntung Kota Makassar bisa menjadi salah satu project percontohan, satu di Suva-Fiji, dan satu di Makassar-Indonesia,” tambahnya.

Ia menambahkan bahwa proyek ini tidak hanya mencakup pembangunan sistem sanitasi, tetapi juga melibatkan perbaikan jalan dan saluran drainase, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih layak huni bagi masyarakat.

Baca Juga  PJ Sekda Hadiri Upacara Pelantikan Diktama TNI AL, Harap Para Siswa Merawat Semangat dan Kedisiplinan

Munafri menilai perlunya dukungan tambahan dari pemerintah untuk melengkapi infrastruktur yang belum tercover dalam proyek RISE, seperti lampu jalan dan CCTV.

Selain manfaat lingkungan, Munafri melihat peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan program ini dalam meningkatkan ekonomi lokal.

Ia mengungkapkan kemungkinan pengembangan program pemberdayaan seperti urban farming dan pemanfaatan lahan sempit, yang dapat membantu warga mendapatkan penghasilan tambahan sambil menjaga kebersihan lingkungan mereka.

Lebih lanjut, Munafri mengapresiasi kesadaran masyarakat yang semakin meningkat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan setelah adanya proyek RISE.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar siap mendukung pengembangan lebih lanjut dari proyek RISE, agar lebih banyak wilayah di Makassar dapat merasakan manfaat dari program ini.

Sejak dijalankan pada 2018, program RISE sudah berjalan di lima titik di Kota Makassar, yakni di Untia, Alla-Alla, Bonelengga, Barombong, dan Tallo. Selain itu, RISE telah memfasilitasi pembentukan KePoLink (Kelompok Pengelola Lingkungan – Komunitas Management Group) di 12 lokasi.

Baca Juga  Aspirasi Reses DPRD Jadi Dasar Kebijakan, Munafri Tekankan Program Tepat Sasaran

Organisasi Penyandang Disabilitas (PERDIK) telah melaksanakan Pelatihan Inklusi Disabilitas dan melakukan peninjauan desain teknik, menghasilkan desain aksesibilitas yang lebih baik pada tangga, landai, dan pegangan tangan di tempat kerja RISE.

RISE juga telah mempromosikan untuk mempekerjakan perempuan kepada kontraktor, di mana kontraktor telah mempekerjakan 15 perempuan (28%) dari total tenaga kerja, pada penyusunan, pekerjaan logistik, dan administrasi. Melalui proyek ini, lebih dari 1.400 penduduk di 325 rumah tangga di permukiman kumuh Makassar telah menerima manfaat langsung.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...
Metro24 Oktober 2026 17:52
Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026 (Sulsel Fest) menghadirkan pel...
Metro24 Oktober 2026 16:46
Aliyah Mustika Ilham Resmikan Identitas Baru MOMTOMOMS, Dorong Perempuan Saling Menguatkan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi peran komunitas pe...
Metro24 Oktober 2026 13:49
Pj Sekda Sulsel Buka Musda III Permabudhi, Perkuat Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, m...