Lantamal IV

Dihantam Ombak 3 Meter, Prajurit TNI AL Tetap Tempuh Misi Penyelamatan Korban Tenggelam di Pantai Ammani

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 06 April 2025 13:41

Dihantam Ombak 3 Meter, Prajurit TNI AL Tetap Tempuh Misi Penyelamatan Korban Tenggelam di Pantai Ammani

PINRANG, TROTOAR.ID — Aksi heroik ditunjukkan prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) dari Posal Pinrang saat berusaha mengevakuasi enam wisatawan yang tenggelam di Pantai Ammani, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Meski menghadapi gelombang tinggi hingga tiga meter di laut lepas, semangat mereka untuk menyelamatkan nyawa tak surut.

Insiden ini terjadi pada Sabtu sore, 5 April 2025. Begitu menerima laporan adanya wisatawan yang terseret ombak di Pantai Ammani, para personel TNI AL segera bergerak cepat.

Mereka menyiapkan perahu karet dan perlengkapan lainnya untuk menempuh jalur laut menuju lokasi kejadian.

Namun di tengah perjalanan, mereka dihadang oleh cuaca ekstrem dan gelombang laut tinggi di sekitar perairan Desa Tasiwalie, Kecamatan Suppa.

Perahu karet yang mereka tumpangi terombang-ambing oleh ombak setinggi tiga meter.

“Demi keselamatan personel dan material, kami memutuskan untuk memutar balik ke Posal Pinrang,” ungkap Komandan Pos TNI AL Pinrang, Letda Marinir Ruslan.

Meski misi melalui jalur laut gagal, semangat para prajurit tidak padam. Setibanya di pos, mereka langsung melanjutkan perjalanan ke Pantai Ammani melalui jalur darat dengan menggunakan sepeda motor.

Mereka kemudian bergabung dengan tim SAR dan masyarakat yang telah lebih dahulu berada di lokasi.

Sesampainya di pantai, para prajurit TNI AL bersama tim gabungan segera melakukan upaya pencarian dan evakuasi menggunakan perahu karet milik Basarnas. Sekitar pukul 17.00 WITA, satu per satu korban berhasil ditemukan.

Namun tragis, tiga dari enam korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Ketiganya adalah Ansar (25), Ari (19), dan Andi Rahmat (16). Sementara tiga korban lainnya — Muh. Agus Triadi (19), Muh. Jufri (22), dan Nurlina (25) — ditemukan dalam kondisi kritis dan langsung dilarikan ke Puskesmas Tadang Palie, Pinrang. Seluruh korban diketahui berasal dari Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Letda Marinir Ruslan mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada saat beraktivitas di kawasan wisata air, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu.

“Kami harap masyarakat lebih berhati-hati. Perubahan cuaca sangat cepat terjadi dan bisa membahayakan keselamatan,” tegasnya.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro09 Mei 2026 22:43
Kafilah MTQ Makassar Raih 47 Juara, Wali Kota Munafri Arifuddin Berikan Bonus
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memberikan apresiasi berupa bonus kepada kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Makassar yang ...
Olahraga09 Mei 2026 22:32
Munafri Arifuddin Buka Sipakracca MMA Sulsel, 100 Atlet Siap Bertarung Menuju Level Dunia
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong prestasi olahraga dengan menjadi tuan rumah turnamen perdana Si...
Metro09 Mei 2026 21:06
Pemkot Makassar Terapkan Sistem Merit Berbasis Digital, Munafri Tegaskan Karier ASN Harus Transparan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong reformasi birokrasi melalui penerapan sistem merit berbasis digital dalam pengelolaa...
Daerah09 Mei 2026 21:04
Bupati Sidrap Dorong Petani Modern, Kolaborasi Teknologi dan Mekanisasi Jadi Kunci
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa transformasi menuju petani modern harus ditopang oleh ko...