Pemprov Sulsel

Gubernur Sulsel Suarakan Kekhawatiran Adanya Tambang Emas Di Luwu

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 14 April 2025 15:42

Gubernur Sulsel Suarakan Kekhawatiran Adanya Tambang Emas Di Luwu

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyuarakan Kekhwatiran terhadap rencana pengelolaan tambang emas berskala besar di Kabupaten Luwu.

Pengelolaan tambang emas akan melibatkan kerja sama antara PT Masmindo Dwi Area dan perusahaan tambang raksasa asal Amerika, Freeport-McMoRan Copper & Gold Inc.

Dalam keterangannya pada Senin (14/4/2025), Andi Sudirman mengungkapkan kekhawatiran serius terhadap potensi kerusakan lingkungan dan ketimpangan sosial yang bisa ditimbulkan oleh penggunaan metode tambang terbuka (open pit) dalam proyek tersebut.

“Kita akan menyurati Bapak Presiden agar izin tambang di Luwu dievaluasi ulang. Ini bukan sekadar soal investasi, tetapi soal nasib lingkungan dan masa depan masyarakat Luwu,” tegasnya.

Gubernur menyoroti bahwa model pengelolaan tambang seperti ini berpotensi menimbulkan bencana ekologis jangka panjang, merujuk pada kondisi tambang Freeport di Timika, Papua.

Ia menyebut, pengelolaan oleh perusahaan luar berisiko mengulang ketidakadilan yang dialami masyarakat Papua, di mana hasil alam dinikmati segelintir elite, sementara warga lokal menanggung beban kerusakan.

“Kubangan besar, hutan gundul, rakyat tidak sejahtera. Jangan biarkan Luwu mengalami hal serupa. Sekarang saja banjir masih menjadi langganan,” ujar Andi Sudirman.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi terhadap arahan Presiden RI Joko Widodo yang menginginkan pengelolaan kekayaan alam dikuasai oleh pengusaha lokal, bukan korporasi dari Jakarta, apalagi asing.

“Kalau pengusaha lokal yang kelola, ada ikatan moral dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan. Tapi kalau dari luar? Yang dinikmati bukan kita, yang menderita justru warga Luwu,” tambahnya.

Andi Sudirman menilai pembukaan lahan secara massif, baik legal maupun ilegal, telah memperparah kerusakan alam di Luwu.

Ia menegaskan, pembangunan yang mengabaikan daya dukung lingkungan akan berdampak langsung terhadap rakyat kecil.

“Kita tidak bisa diam. Ini soal keadilan dan keberlanjutan. Maka kita akan minta Presiden untuk mempertimbangkan ulang izin tambang ini,” tutupnya.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro16 Juli 2026 02:45
Pangdam Hasanuddin Silaturahmi di Warkop, Rayakan 26 Tahun Pernikahan dengan Bernyanyi Bersama
MAKASSAR, Trotoar.id – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai silaturahmi yang digelar Pangdam XIV/Hasanuddin, Bangun Nawoko, bersama masyaraka...
Metro15 Juli 2026 22:33
Aliyah Mustika Ilham Perkuat Dukungan Pemkot Makassar untuk Sensus Ekonomi 2026, Target Pendataan Dikebut
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Hal tersebut disamp...
Parlemen15 Juli 2026 22:30
DPRD Sulsel dan Kanwil Ditjenpas Perkuat Sinergi, Dorong Sistem Pemasyarakatan Lebih Humanis
MAKASSAR, Trotoar.id— Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi bersama Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif menerima audiensi Kepal...
Parlemen15 Juli 2026 22:27
DPRD Sulsel dan Kanwil Ditjenpas Perkuat Sinergi, Dorong Sistem Pemasyarakatan Lebih Humanis
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi bersama Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif menerima audiensi Kepa...