Madinah, Trotoar.id – Ribuan jamaah haji asal Indonesia mulai memadati Kota Madinah sejak awal Mei 2025, menandai dimulainya gelombang pertama kedatangan jamaah haji ke Tanah Suci.
Kedatangan jamaah ini disambut hangat oleh petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi yang telah bersiaga di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah.
Hingga hari ini, tercatat lebih dari 30.000 jamaah dari berbagai embarkasi di Indonesia telah tiba dan langsung diarahkan ke hotel masing-masing yang telah disiapkan oleh Kementerian Agama.
Baca Juga :
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Ali Machzumi, mengatakan bahwa proses kedatangan jamaah berlangsung lancar dan tertib.
“Kami bersyukur seluruh proses berjalan baik. Para jamaah langsung diantar menuju hotel untuk beristirahat sebelum melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi,” ujarnya, Sabtu (3/5/2025).
Selama berada di Madinah, jamaah akan menjalani rangkaian ibadah Arbain, yakni salat berjamaah selama 40 waktu di Masjid Nabawi. Selain itu, mereka juga dijadwalkan mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah seperti Raudhah, Jabal Uhud, dan Masjid Quba.
PPIH Arab Saudi juga telah mengerahkan tim kesehatan dan pelayanan lansia untuk memastikan seluruh jamaah, terutama yang berisiko tinggi, mendapatkan pendampingan maksimal.
Kepala Seksi Kesehatan Haji Daker Madinah, dr. Arif Budiman, mengimbau jamaah untuk menjaga kondisi fisik dan tidak memaksakan diri di tengah suhu panas yang mencapai lebih dari 40 derajat Celsius.
“Istirahat yang cukup, minum air secara rutin, dan gunakan alat pelindung diri seperti payung dan masker,” pesannya.
Gelombang kedatangan jamaah haji Indonesia ke Madinah dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan Mei, sebelum seluruh jamaah secara bertahap diberangkatkan ke Makkah untuk menjalani puncak ibadah haji.




Komentar