Jamaah Haji

Sholat di Masjid Nabawi, Pahalanya Lebih Utama dari Seribu Sholat di Masjid Lain

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 07 Mei 2025 10:40

Sholat di Masjid Nabawi, Pahalanya Lebih Utama dari Seribu Sholat di Masjid Lain

Madinah, Trotoar.id – Masjid Nabawi, yang terletak di Kota Madinah, Arab Saudi, menjadi salah satu tempat suci terpenting bagi umat Islam.

Hingga ribuan calon jamaah haji dari penjuru dunia memadati Masjid Rasulullah tersebut.

Masjid Nabawi juga tidak hanya dikenal karena sejarahnya yang agung, tetapi juga karena keutamaannya dalam memberikan pahala ibadah yang luar biasa bagi jamaah.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, disebutkan bahwa sholat di Masjid Nabawi memiliki ganjaran yang jauh lebih besar dibandingkan dengan sholat di masjid lain, kecuali Masjidil Haram.

“Sholat di masjidku ini lebih utama dari seribu sholat di masjid lainnya, kecuali di Masjidil Haram.” (HR Bukhari)

Keutamaan ini ditegaskan pula dalam buku Yang Disenangi Nabi SAW dan yang Tak Disukai karya Adnan Tharsyah, yang menjelaskan bahwa kelebihan tersebut berkaitan dengan pahala, bukan pengganti sholat yang ditinggalkan.

Artinya, meskipun sholat di Masjid Nabawi dihitung bernilai seribu kali lipat dari masjid lain, kewajiban sholat tidak dapat digantikan begitu saja.

Saat berada di Madinah, para jemaah haji dianjurkan menunaikan sholat arbain—yaitu melaksanakan 40 kali sholat fardhu berjamaah tanpa terputus di Masjid Nabawi selama delapan hari berturut-turut. Amalan ini disebutkan dalam hadits:

“Siapa yang sholat di masjidku ini empat puluh sholat tanpa tertinggal satu pun, maka akan dicatat baginya keselamatan dari neraka, bebas dari azab, dan terbebas dari sifat munafik.” (HR Ahmad)

Meski demikian, para ulama mengingatkan bahwa sholat arbain bukanlah bagian dari rukun atau syarat sah haji.

Karenanya, jemaah yang sakit, lanjut usia, atau tidak mampu, tidak perlu memaksakan diri.

Masjid Nabawi dibangun oleh Rasulullah SAW tak lama setelah beliau hijrah ke Madinah, tepatnya pada bulan Rabiul Awal.

Lahan tempat masjid berdiri merupakan milik Bani Najjar, yang secara sukarela mewakafkan tanah mereka demi mendukung perjuangan dakwah Rasulullah SAW.

Awalnya, bangunan Masjid Nabawi sangat sederhana: berdinding tanah, beratap pelepah kurma, dan berlantaikan batu.

Ukurannya hanya sekitar 35 x 30 meter. Namun seiring waktu, terutama pada tahun ke-7 Hijriah, masjid diperluas untuk menampung jumlah umat yang kian bertambah. Pembebasan lahan perluasan masjid saat itu dibiayai oleh Utsman bin Affan RA.

Kini, Masjid Nabawi telah berubah menjadi salah satu kompleks masjid termegah di dunia, menjadi destinasi utama umat Islam yang menunaikan ibadah haji dan umrah, serta pusat spiritual yang menenangkan bagi siapa pun yang mengunjunginya.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen28 April 2026 21:07
H.Muhammad Dorong Program Combine Harvester Dan Jalan Tani Perlu Ditingkatkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai NasDem H Muhammad melakukan pengawasan terhadap sejumlah program Pemerintah ...
Metro28 April 2026 19:11
Bunda PAUD Makassar Tekankan Peran Keluarga dalam Penguatan PAUD Inklusif
MAKASSAR, Trotoar.id — Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, menegaskan pentingnya peran keluarga dan lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualit...
Metro28 April 2026 19:08
May Day 2026, Pemkot Makassar Fasilitasi Perayaan Buruh yang Aman dan Inklusif
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan peringatan Hari Buruh Internasional 2026 harus menjadi momentum kebahagiaan...
Metro28 April 2026 16:17
Warga Sulsel Korban Perompak, di Somalia, Gubernur Sulsel: Kita Koordinasikan dengan Kementerian Terkait
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait seorang warganya yan...