Dari Forum APEKSI 2025, Munafri Dorong Pemerataan Pembangunan dan Kolaborasi Antarkota

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 10 Mei 2025 05:03

Dari Forum APEKSI 2025, Munafri Dorong Pemerataan Pembangunan dan Kolaborasi Antarkota

Surabaya, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarpemerintah kota dalam mendorong pemerataan pembangunan nasional.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Surabaya, 6–10 Mei 2025.

Munafri yang hadir bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengikuti rangkaian kegiatan Munas yang dipusatkan di Grand City Surabaya.

Dalam forum strategis tersebut, ia menilai APEKSI menjadi wadah penting untuk merumuskan arah kebijakan bersama serta menyampaikan aspirasi pembangunan daerah.

“APEKSI bukan sekadar ajang temu kepala daerah, tetapi forum untuk menyelaraskan langkah dan menyusun strategi bersama demi mendorong konektivitas pembangunan di seluruh kota di Indonesia,” ujar Munafri, usai mengikuti pembukaan Munas, Jumat (9/5/2025).

Ia menekankan bahwa tantangan pembangunan kota saat ini tidak bisa diselesaikan secara parsial.

Kolaborasi, menurutnya, menjadi kunci mempercepat realisasi program-program strategis, baik di level nasional maupun lokal.

“Persoalan di berbagai daerah itu hampir serupa. Maka ketika kita menyuarakannya secara kolektif melalui APEKSI, dampaknya jauh lebih kuat. Ini yang perlu terus diperkuat,” jelas politisi Partai Golkar itu.

Munafri juga menyoroti pentingnya dukungan konkret dari pemerintah pusat terhadap isu-isu strategis daerah.

Melalui forum APEKSI Wilayah VI Indonesia Timur, ia turut mengusulkan beberapa rekomendasi penting, di antaranya:

  1. Penguatan UMKM, melalui kemudahan akses pembiayaan, perluasan pasar, serta dukungan pelatihan dan pendampingan, termasuk pengembangan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di berbagai daerah.
  2. Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, termasuk optimalisasi peran dana sosial syariah untuk penanggulangan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan sosial.
  3. Pengembalian Dana Kelurahan, sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan berbasis komunitas dan pelayanan dasar di tingkat kelurahan.

Ia menilai ketiga poin tersebut krusial dalam memperkuat ketahanan ekonomi kota serta mempercepat transformasi pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Forum ini juga menambah wawasan kami sebagai kepala daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang inovatif,” tutup Munafri.

Munas APEKSI 2025 diikuti oleh 98 wali kota dari seluruh Indonesia dan menjadi salah satu momentum penting untuk memperkuat peran pemerintah kota sebagai garda terdepan pembangunan nasional.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Metro03 September 2026 23:57
Logo HUT ke-419 Makassar Tak Bisa Asal Jadi, Desainer Wajib Lolos Seleksi Portofolio
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar tidak ingin logo Hari Jadi ke-419 Kota Makassar lahir sekadar dari kompetisi desain. Tahun ini, pros...
Metro03 September 2026 23:51
Gubernur Sulsel Beber 4 Keunggulan MYP Rp3,7 Triliun: Kualitas Terjaga, Anggaran Lebih Efisien
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengandalkan skema Multi Years Project (MYP) untuk mengejar ketuntasan pembangunan infra...
Metro03 September 2026 23:40
Jembatan Kembar Barombong Dikebut Appi, Tiga Bidang Lahan Masih Diperebutkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Keinginan Pemerintah Kota Makassar mempercepat pembangunan Jembatan Kembar Barombong kembali berhadapan dengan persoalan klas...
Metro03 September 2026 23:36
Bupati Sidrap Pangkas Anggaran Tak Bermanfaat, APBD Perubahan 2026 Harus Kembali ke Rakyat
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memberikan penekanan keras dalam penyusunan APBD Perubahan Tahun Anggaran...