Jamaah Haji

Jamaah Haji Asal Indonesia Jadi Korban Perampokan Disertai Kekerasan oleh Sopir Taksi di Mekkah

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 22 Mei 2025 23:03

Jamaah Haji Asal Indonesia Jadi Korban Perampokan Disertai Kekerasan oleh Sopir Taksi di Mekkah

Mekkah, Trotoar.id – Seorang jamaah Haji asal Indonesia menjadi korban dugaan tindak pidana perampokan disertai kekerasan oleh sopir taksi di kawasan sekitar Hotel 809, Mekkah, pada Selasa (20/5/2025) sekitar pukul 09.00 WAS.

Korban bernama Moh. Usman, tercatat sebagai jamaah sektor 8 dengan nomor paspor X3999403.

Insiden terjadi setelah ia turun dari bus Shalawat nomor 22 usai melaksanakan umrah wajib.

Berdasarkan laporan petugas perlindungan jemaah (linjam), tak lama setelah turun dari bus, korban dihampiri oleh sebuah taksi berwarna putih.

Sopir taksi tersebut memanggil korban sambil menarik tubuhnya secara paksa ke dalam kendaraan.

Baca Juga  Jamaah Haji Kloter 1 Embarkasi Ujung Pandang Dijadwalkan Tiba di Makassar 1 Juni

Setelah membawa korban ke area yang sepi tidak jauh dari hotel, sopir taksi tersebut menanyakan visa dan kemudian secara paksa membuka serta mengacak-acak isi tas kecil milik korban.

Korban sempat mempertahankan kartu nusuk dan telepon genggamnya, namun sopir taksi berhasil mengambil uang tunai sebanyak Rp16 juta dan 350 riyal dari dalam tas korban.

Tidak hanya merampok, pelaku juga melakukan kekerasan fisik dengan menendang korban keluar dari taksi sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Baca Juga  Rachmatika Sosialisasikan Perda Pelestarian dan Pemajuan Kebudayaan Takbenda

Menurut hasil analisis sementara dari petugas linjam, korban saat itu dalam kondisi sendirian tanpa teman jamaah lainnya, dan membawa uang tunai dalam jumlah besar yang menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan.

Petugas segera melakukan upaya menenangkan korban dan melaporkan insiden kepada Kepala Sektor 8 serta menyampaikan informasi kepada seluruh petugas linjam agar lebih waspada terhadap modus serupa.

Tidak ada luka berat atau korban jiwa, akan tetapi Uang tunai Rp16 juta dan 350 riyal raib dibawa pelaku.

Baca Juga  Lepas Pemberangkatan Jamaah Haji, Ketua DPRD Sulsel Soroti Cuaca Ekstrem di Arab Saudi

Mengendarai taksi berwarna puti, Bertubuh tinggi dan besar

Petugas Linjam mengeluarkan imbauan sebagai langkah preventif:

  1. Jamaah diminta untuk tidak membawa uang tunai dalam jumlah besar saat bepergian.
  2. Jamaah diharapkan selalu bersama rombongan, tidak sendirian saat keluar hotel.
  3. Waspadai orang asing yang tiba-tiba menawarkan bantuan atau jasa tanpa diminta.

Laporan resmi ini disampaikan oleh M. Arif, petugas Linjam Sektor 8. Saat ini, informasi sedang dikumpulkan untuk mendukung pelacakan dan pelaporan lebih lanjut ke otoritas keamanan setempat.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Politik02 November 2026 16:01
Golkar Sulsel Bergerak hingga Akhir 2026, IAS Bidik 22 Kursi di DPRD Provinsi
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebulan terakhir, perhatian publik politik di Sulawesi Selatan tertuju pada Partai Golkar.  Partai berlambang pohon beringin...
Parlemen01 November 2026 17:13
Pengawasan APBD di Wajo, Sufriadi Arif Respons Keluhan Warga soal Pemadaman Listrik
WAJO, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sufriadi Arif, turun langsung menemui masyarakat dalam agenda Pengawasan Pelaksanaan ...
Metro01 November 2026 15:17
Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat Anti Mager, Gubernur Sulsel dan Kepala OJK Gaungkan Literasi Keuangan Syariah
MAKASSAR, Trotoar.id — Ribuan masyarakat memadati kawasan depan Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026), untuk mengikuti kegiata...
Metro01 November 2026 14:46
Buka Liga Lorong XII Barru, Abustan Dorong Pembinaan Sepak Bola Sejak Usia Dini
BARRU, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, mendorong penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini sebagai upaya melahirkan tale...