Pemprov Sulsel

Wagub Sulsel Tinjau pelaksanaan Sunatan Massal 2.655 Anak

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 23 Juni 2025 13:25

Wagub Sulsel Tinjau pelaksanaan Sunatan Massal 2.655 Anak

Makassar, Trotoar.id – Sebanyak 2.655 anak dari 30 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mengikuti khitanan massal gratis yang digelar serentak oleh Perhimpunan Ahli Bedah Indonesia (PABI) Sulselbar, Minggu (22/6/2025).

Kegiatan sosial berskala besar ini resmi dibuka secara virtual oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dari Kantor Gubernur Sulsel.

Berbeda yang dilakukan Gubernur Sulsel, Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, hadir langsung meninjau pelaksanaan khitan di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar.

Program yang bertajuk Bakti Sosial Khitanan Massal Serentak Sulselbar 2025 ini menjadi pelaksanaan perdana dengan cakupan wilayah terluas.

Sebanyak 2.655 anak dari keluarga kurang mampu mendapat layanan sunat gratis yang dilakukan langsung oleh para dokter spesialis bedah.

“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi antara PABI dan pemerintah daerah. Ini bentuk nyata perhatian kepada masyarakat. Tahun depan kami dorong bisa menjangkau 10 ribu anak dan bahkan memecahkan rekor MURI,” ujar Fatmawati Rusdi, saat meninjau proses khitan di RS Dadi.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kami harap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan secara rutin dan cakupannya diperluas ke seluruh wilayah, termasuk pelosok,” ujarnya secara virtual.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, dan relawan menjadi kekuatan besar dalam memperluas akses kesehatan masyarakat.

Ketua PABI Sulselbar, dr. Muh. Rizal Tjaddi Aman, Sp.B., FINACS, menjelaskan bahwa program ini muncul sebagai solusi konkret atas kebutuhan sunat yang belum dijamin oleh BPJS Kesehatan.

“Layanan sunat tidak ditanggung BPJS. Maka ini wujud kepedulian kami sebagai tenaga medis. Insyaallah kami targetkan program ini jadi agenda tahunan bersama Pemprov,” jelas dr. Rizal.

Ia juga menambahkan bahwa peserta berasal dari keluarga kurang mampu dan dilayani dengan metode yang disesuaikan dengan fasilitas tiap daerah — mulai dari metode konvensional hingga laser.

Antusiasme warga sangat tinggi, terbukti dari peserta yang datang langsung dari luar kota meski belum terdaftar.

Salah satu orang tua peserta, Riza dari Kecamatan Rappocini, Makassar, menyampaikan rasa syukurnya karena anaknya ditangani langsung oleh dokter spesialis.

“Saya puas sekali karena anak saya disunat oleh dokter bedah langsung, bukan oleh koas atau tenaga magang. Terima kasih untuk pelayanan luar biasa ini,” tuturnya.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Sulsel. Selain dinilai mampu menjangkau masyarakat marginal, program ini juga dianggap mampu membangun solidaritas sosial dan semangat gotong royong lintas daerah dan sektor.

“Kami mendorong lebih banyak rumah sakit swasta, BUMN, dan organisasi sosial untuk terlibat. Ini bukan sekadar pelayanan medis, tapi gerakan sosial yang menguatkan kebersamaan,” ujar Fatmawati Rusdi.

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, PABI Sulselbar juga berencana menggelar pelatihan dan workshop berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas para dokter bedah, khususnya di wilayah pelosok.

“Kami tidak hanya ingin memberi layanan sekali jalan. Kami ingin membangun ekosistem pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan berkualitas,” pungkas dr. Rizal.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro19 Oktober 2026 19:41
Pemkot Makassar Gandeng UI dan Unhas, Siapkan ASN dan Pelajar Hadapi Tantangan Kota Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar membuka peluang kolaborasi dengan Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI) ...
Politik19 Oktober 2026 18:32
IAS Bentuk 11 Korwil Golkar Sulsel, Musda Kabupaten/Kota Ditarget Rampung Akhir 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mulai mempercepat konsolidasi organisasi dengan mem...
Metro19 Oktober 2026 15:53
Digitalisasi PBG Dongkrak Retribusi Makassar Rp21,38 Miliar, Baru 37 Persen Bangunan Teridentifikasi Berizin
MAKASSAR, Trotoar.id — Digitalisasi perizinan bangunan mulai menunjukkan hasil bagi Pemerintah Kota Makassar. Hingga Oktober 2026, realisasi retribu...
Parlemen19 Oktober 2026 15:46
Marthen Rantetondok Apresiasi Multiyears Pemprov Sulsel, Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Toraja dan Luwu
MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan infrastruktur jalan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat ...