Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Gelar Khitanan Massal dan Donor Darah

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 10 Juli 2025 17:56

Pemkot Makassar Gelar Khitanan Massal dan Donor Darah

Makassar, Trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Mamajang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pelayanan sosial masyarakat. Pada Kamis (10/7/2025), digelar kegiatan khitanan massal dan donor darah di Kantor Kecamatan Mamajang.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Kecamatan Mamajang, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Makassar, dan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebanyak 100 anak mengikuti khitanan massal, sementara 50 peserta turut ambil bagian dalam aksi donor darah.

Kegiatan ini mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang hadir untuk menyampaikan apresiasi atas kolaborasi lintas lembaga dalam menghadirkan layanan sosial yang nyata bagi masyarakat.

“Ini bukan sekadar aktivitas biasa. Ini adalah langkah penting dalam kehidupan anak-anak kita menuju fase kedewasaan,” ujar Munafri di hadapan para peserta dan orang tua.

Munafri menegaskan bahwa khitanan massal bukan hanya tindakan medis, tetapi juga simbol transisi penting dalam kehidupan seorang anak laki-laki. Ia pun mengimbau kepada seluruh tenaga medis agar pelaksanaan dilakukan dengan standar keamanan dan pelayanan yang tinggi.

“Saya titip pesan agar proses ini dijalankan secara profesional. Jangan sampai terjadi kesalahan yang bisa berdampak seumur hidup,” tegasnya.

Selain manfaat medis, Wali Kota juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pemerintah hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam meringankan beban ekonomi orang tua di masa liburan sekolah. Ia menyebut biaya khitan secara mandiri bisa mencapai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per anak, sehingga kegiatan gratis ini sangat membantu.

Ia menyebut biaya khitan secara mandiri bisa mencapai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per anak, sehingga kegiatan gratis ini sangat membantu.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa kurangi beban orang tua. Inilah bukti pemerintah tidak hanya hadir, tetapi peduli,” katanya.

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa pelayanan sosial seperti ini tidak hanya akan difokuskan di daratan, tetapi akan diperluas hingga ke wilayah kepulauan Kota Makassar.

Ia sudah menginstruksikan Baznas, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial agar menjadwalkan kegiatan serupa untuk anak-anak yang tinggal di pulau.

“Anak-anak di pulau juga berhak mendapat layanan yang sama. Jangan sampai mereka harus ke daratan hanya untuk khitan. Kita harus jemput bola,” ujarnya penuh harap.

Selain khitanan, kegiatan donor darah juga menjadi perhatian penting. Munafri mengajak warga Makassar untuk lebih aktif mendonorkan darah demi memenuhi kebutuhan darah yang tinggi di kota ini.

“Donor darah itu tidak hanya membantu orang lain, tapi juga menjaga kesehatan kita sendiri. Ini wujud kepedulian sosial yang nyata,” tambahnya.

Camat Mamajang, Andi Irdan Pandita, mengapresiasi antusiasme masyarakat serta dukungan dari semua pihak, termasuk Baznas Kota Makassar dan PMI Sulsel.

Ia menjelaskan bahwa ini adalah kegiatan khitanan massal dan donor darah yang ketiga kali digelar oleh pihak kecamatan.

“Program ini memberikan dampak positif secara medis maupun ekonomi bagi keluarga, terutama yang kurang mampu,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh layanan, mulai dari proses khitan hingga konsumsi peserta, diberikan secara gratis. Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi positif yang bisa ditiru oleh kecamatan lain di Kota Makassar.

“Donor darah juga merupakan aksi kemanusiaan yang manfaatnya sangat besar. Ini harus terus kita dorong sebagai gerakan sosial,” imbuhnya.

Warga yang hadir menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena anak-anak mereka bisa mengikuti khitanan tanpa biaya.

Para pendonor darah juga mengaku bangga bisa terlibat dalam aksi kemanusiaan yang bermanfaat luas.

Munafri pun menutup kegiatan dengan harapan agar program seperti ini menjadi agenda rutin tahunan, tidak hanya di Kecamatan Mamajang, tetapi juga menyeluruh di seluruh wilayah Kota Makassar.

“Persoalan masyarakat tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Pemerintah dan masyarakat harus saling mendukung agar intervensi sosial bisa lebih efektif,” pungkasnya.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah10 Juni 2026 20:08
Dari Daerah Persinggahan Menuju Destinasi Unggulan, Barru Perkuat Kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata
JAKARTA,TROTOAR.ID — Tekad Pemerintah Kabupaten Barru untuk bertransformasi dari sekadar daerah persinggahan menjadi destinasi wisata unggulan menda...
Daerah10 Juni 2026 19:52
Ikuti MTQ VIII Tingkat Provinsi, Korpri Bulukumba Optimistis Mampu Bersaing
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Bulukumba menegaskan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membina Aparatur Sipi...
Parlemen10 Juni 2026 19:51
Pansus Pajak Daerah Bahas Soal Kenaikan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB)
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Lanjutan Ekspose terkait Rancangan Peraturan Daerah (R...
Metro10 Juni 2026 19:02
Uni Eropa Lirik Makassar, Appi Perkuat Jejaring Global dan Buka Peluang Investasi Indonesia Timur
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan resmi Antoine Ripoll, Minister Counsellor for Parliamentary and Civ...