Pemda Sidrap

Panen Perdana di Sawah Tadah Hujan, Bupati Sidrap Targetkan 1 Juta Ton Gabah per Tahun

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 01 Agustus 2025 21:41

Panen Perdana di Sawah Tadah Hujan, Bupati Sidrap Targetkan 1 Juta Ton Gabah per Tahun

SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar panen perdana musim tanam April–September 2025 di Desa Takkalasi, Kecamatan Maritengngae, Jumat (1/8). Panen ini disambut penuh suka cita oleh ratusan petani, puluhan mahasiswa, serta unsur pemerintah daerah.

Panen ini disambut penuh suka cita oleh ratusan petani, puluhan mahasiswa, serta unsur pemerintah daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, Anggota DPRD H. Faisal, Dandim 1420 Sidrap, Kepala Desa Takkalasi Sudarmin, dan elemen masyarakat lainnya.

Panen perdana kali ini dinilai sangat menggembirakan, karena produktivitas pertanian mengalami peningkatan signifikan dibanding musim sebelumnya, meskipun lokasi panen merupakan lahan sawah tadah hujan yang bergantung pada curah hujan.

“Alhamdulillah, ini panen perdana yang luar biasa. Meskipun sawah di Desa Takkalasi ini tadah hujan, namun dengan intervensi teknologi seperti pompanisasi dan bor celup, hasil panen bisa meningkat drastis,” ujar Bupati Syaharuddin saat diwawancarai.

Syaharuddin menegaskan bahwa Pemkab Sidrap kini mengusung pola tanam baru dengan sistem tiga kali panen dalam setahun (IP 300).

Sistem ini ditopang oleh program “listrik masuk sawah” yang memungkinkan petani memompa air ke lahan tadah hujan melalui mesin bor celup dan irigasi pompa.

“Kita ingin mengembalikan Sidrap sebagai lumbung beras Sulsel, bahkan nasional. Target kita jelas: 1 juta ton gabah pertahun. Dan itu bisa kita capai dengan pola intensifikasi pertanian seperti ini,” tegasnya.

Usai panen, Bupati Syaharuddin langsung ikut menggarap sawah menggunakan hand tractor, sebagai simbol dukungan terhadap mekanisasi pertanian.

Ia juga memotivasi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas dan tidak takut mencoba pola-pola baru dalam bercocok tanam.

“Kalau kita serius dan kolaboratif, hasilnya akan memuaskan. Dan terbukti hari ini, harga gabah pun masih bertahan tinggi di angka Rp7.000 per kilogram — tertinggi secara nasional,” tambahnya.

Panen perdana ini juga dihadiri para mahasiswa yang sedang melakukan program pengabdian masyarakat di desa tersebut.

Para petani menyambut baik langkah Bupati Sidrap yang terus mendorong teknologi pertanian dan infrastruktur pendukung seperti listrik dan pompa air ke lahan-lahan tadah hujan.

Penulis : Nono

 Komentar

Berita Terbaru
Politik25 Juni 2026 18:06
Musda Golkar Sulsel Digelar 4-5 Juli
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dinamika politik Partai Golkar di Sulawesi Selatan mulai memasuki fase penting jelang Musyawarah Daerah (Musda). Dewan Pimpin...
Metro25 Juni 2026 17:48
IGS 2026 Buka Jalan Sister City, Delapan Negara Jajaki Kerja Sama dengan Pemkot Makassar
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Di tengah semarak diplomasi rasa dan budaya, Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 menjelma lebih dari sekadar panggung...
Politik25 Juni 2026 17:30
Siapa Yang Akan Diuntungkan Dengan Lahirnya Pansus Hak Angket?
TROTOAR.ID — Pusaran politik di Kabupaten Gowa kian memanas. Di ruang-ruang sidang DPRD, Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket terus bekerja, mengg...
Politik25 Juni 2026 17:23
Hargai Proses Hak Angket, Bupati Gowa ; Jangan Senggol Privasi Orang
GOWA, TROTOAR.ID — Di tengah riuhnya pusaran politik Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa, satu nama terus bergema dalam setiap pembahasan. Basri Kajang. ...