Pemprov Sulsel

Asdep Kemenko Polhukam: Literasi Digital Jadi Kunci Lindungi Masyarakat dari Hoaks dan Ancaman Siber

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 06 Agustus 2025 19:31

Asdep Kemenko Polhukam: Literasi Digital Jadi Kunci Lindungi Masyarakat dari Hoaks dan Ancaman Siber

MAKASSAR, Trotoar.id — Transformasi digital yang semakin cepat di Indonesia membawa dampak positif dalam berbagai sektor, namun juga menimbulkan tantangan baru berupa maraknya informasi menyesatkan, hoaks, hingga ancaman siber.

Untuk itu, literasi digital menjadi kebutuhan mendesak yang harus ditanamkan di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Deputi (Asdep) Pelindungan Data dan Transaksi Elektronik Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Syaiful Garyadi, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu, 6 Agustus 2025.

“Transformasi digital memang sangat cepat, tapi harus dibarengi dengan literasi digital. Kalau tidak, masyarakat bisa termakan informasi yang menyesatkan,” tegas Syaiful di hadapan jajaran Pemprov Sulsel.

Kunjungan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas ESDM Andi Eka, Kepala Dinas Kesehatan Ishaq Iskandar, perwakilan Dinas Kominfo-SP Sulsel Sultan Rakib, serta Kabid Pemberdayaan Koperasi Indri Assaf.

Syaiful menekankan, tanpa kemampuan memverifikasi dan memahami informasi, masyarakat sangat rentan terhadap berbagai digital hazard seperti hoaks, judi online, pinjaman online ilegal (pinjol), hingga aplikasi bodong yang dapat merugikan secara finansial dan psikologis.

“Hoaks dan konten menyesatkan menyebar begitu cepat. Jika tidak dibentengi dengan literasi digital, masyarakat mudah terperangkap,” jelasnya.

Pernyataan tersebut diamini oleh Sekretaris Dinas Kominfo-SP Sulsel, Sultan Rakib. Ia menyebutkan bahwa literasi digital adalah benteng utama dalam menghadapi ancaman dunia digital yang semakin kompleks.

“Semakin tinggi literasi digital masyarakat, semakin kecil kemungkinan mereka terjebak hoaks. Dan sebaliknya, yang rendah literasinya akan lebih mudah percaya informasi salah,” ujar Sultan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyebarluaskan edukasi digital secara inklusif dan adaptif kepada semua lapisan masyarakat.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Kemenko Polhukam dalam memperkuat kesadaran dan kesiapsiagaan digital di daerah, terutama di era di mana penyebaran informasi berlangsung sangat cepat dan sering kali tidak terverifikasi.

Pemprov Sulsel menyatakan kesiapan mendukung program literasi digital melalui berbagai kanal edukasi dan kerja sama dengan instansi pusat (*)

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah08 Mei 2026 19:05
Pemkab Sidrap Dorong Konsumsi Telur demi Cegah Stunting
SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggencarkan upaya pencegahan stunting melalui edukasi pemenuhan gizi ke...
Daerah08 Mei 2026 19:00
55 Anggota BPD Dilantik, Bupati Andi Utta Tekankan Sinergi Bangun Desa
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf melantik sebanyak 55 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 11 desa di Kabupa...
News08 Mei 2026 16:08
Wabup Sidrap Distribusikan Tablet Tambah Darah, Dorong Pencegahan Stunting Sejak Remaja
SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperkuat komitmen dalam mencetak generasi sehat melalui gerakan bersama...
Daerah08 Mei 2026 15:47
KKP Kampanyekan Perlindungan Nelayan di Bulukumba, Bupati Andi Utta Tekankan Migrasi Aman dan Legal
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar kampanye informasi publik terkait ...