DPRD sulsel

Cicu Dampingi Mentan dan Wakil Ketua DPD RI Canangkan Program Ketahanan Pangan di Pangkep

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 27 September 2025 17:19

Cicu Dampingi Mentan dan Wakil Ketua DPD RI Canangkan Program Ketahanan Pangan di Pangkep
Cicu Dampingi Mentan dan Wakil Ketua DPD RI Canangkan Program Ketahanan Pangan di Pangkep

PANGKEP, Trotoar.id — Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Rewi (Cicu), mendampingi Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung dalam pencanangan Program Senator Peduli Ketahanan Pangan di Desa Manggalung, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep, Sabtu (27/9/2025).

Pencanangan ini bertepatan dengan HUT ke-21 DPD RI, sekaligus menjadi bagian dari gerakan nasional yang digelar serentak di empat daerah, yakni Sulawesi Selatan, Bengkulu, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua Tengah. Pada hari yang sama, juga berlangsung Panen Raya Jagung Kuartal III di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Komisi E DPRD Sulsel Andi Tenri Indah dan Ketua Komisi B DPRD Sulsel Andi Azizah Irma.

Cicu menyampaikan apresiasi atas inisiatif Menteri Pertanian dan DPD RI yang dinilainya sebagai bukti nyata komitmen memperkuat ketahanan pangan.

“Kedua kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama memperkuat ketahanan pangan. Saya meyakini sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat akan menjadi kunci mewujudkan swasembada pangan tahun 2025,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mentan Andi Amran Sulaiman menyerahkan benih jagung kepada kelompok tani dan melakukan penanaman simbolis bersama Tamsil Linrung. Ia menegaskan pemerintah menyiapkan investasi besar di sektor pertanian senilai Rp40 hingga Rp100 triliun.

“Pasokan pangan harus stabil, harga terjaga, dan tersedia bagi seluruh rakyat Indonesia. Tahun ini stok pertanian kita terbesar sepanjang sejarah,” tegas Amran.

Sementara itu, Tamsil Linrung menekankan bahwa pangan merupakan fondasi peradaban dan kunci kedaulatan bangsa.

“Tidak ada negara yang kuat tanpa kemandirian pangan,” ucapnya.

Program ini menargetkan penanaman jagung di lahan seluas 5.000 hektare di empat provinsi percontohan, mengingat jagung memiliki potensi besar memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung industri hilir.

Selain fokus pada produksi jagung, pemerintah juga menyalurkan 1,3 juta ton beras dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) melalui program SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), serta menggelar operasi pasar masif bersama Bulog.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Mei 2026 09:51
Makassar Half Marathon 2026 Dongkrak Ekonomi Kota, Hotel hingga UMKM Kebanjiran Rezeki
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Makassar Half Marathon (MHM) 2026 kembali membuktikan diri sebagai salah satu event olahraga terbesar dan paling meriah di In...
Metro30 Mei 2026 18:45
Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Grand Opening HIGAR CPI
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri grand opening HIGAR di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Sa...
Daerah30 Mei 2026 15:48
Sidrap Sabet Juara I Kinerja Terbaik Regional Sulawesi, Terima Insentif Rp3 Miliar
KENDARI, TROTOAR.ID — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar malam puncak Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi di...
Metro30 Mei 2026 13:09
Kemendagri Nobatkan Makassar Terbaik I Creative Financing, Raih Insentif Rp3 Miliar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Sulawesi. Di bawah kepemimpinan Wali Ko...