Pemkot Makassar

Dekranasda Makassar Studi Tiru ke Jawa Barat, Gali Inspirasi untuk Kembangkan UMKM dan Kriya Lokal

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 05 Oktober 2025 12:53

Dekranasda Makassar Studi Tiru ke Jawa Barat, Gali Inspirasi untuk Kembangkan UMKM dan Kriya Lokal
Dekranasda Makassar Studi Tiru ke Jawa Barat, Gali Inspirasi untuk Kembangkan UMKM dan Kriya Lokal

BANDUNG, Trotoar.id – Dalam upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif dan meningkatkan daya saing produk kerajinan daerah, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar melakukan studi tiru ke Provinsi Jawa Barat, Sabtu (4/10/2025).

Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas wawasan, mempererat jejaring kerja sama, sekaligus menggali inspirasi pengembangan produk lokal dan pelaku UMKM di Kota Makassar.

Rombongan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Dekranasda Kota Makassar, Dewi Andriani, memulai kunjungan di Galeri Dekranasda Provinsi Jawa Barat. Mereka disambut hangat oleh Ken Atik Harto, Anggota Bidang Wirausaha Baru Dekranasda Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Ken Atik menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menilai kolaborasi antar-daerah seperti ini menjadi sarana efektif memperkuat jaringan antarperajin di Indonesia.

“Dekranasda Jawa Barat terbuka untuk berbagi pengalaman dengan daerah lain. Kolaborasi seperti ini bisa meningkatkan kualitas produk lokal agar lebih dikenal secara nasional dan internasional,” ujarnya.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Makassar Ajak Komunitas Bersinergi

Ken Atik menjelaskan, Galeri Dekranasda Jabar menjadi etalase berbagai produk unggulan hasil karya perajin dari 27 kabupaten/kota, mulai dari kriya, fashion, batik, aksesori, hingga produk daur ulang dan karya penyandang disabilitas.

“Kami berupaya menghadirkan ruang bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan menampilkan karya terbaiknya. Galeri ini menjadi jendela inspirasi bagi daerah lain, termasuk Makassar,” tambahnya.

Selama berada di galeri, para pengurus Dekranasda Makassar aktif berdiskusi dengan pengelola, mendokumentasikan konsep penataan dan strategi promosi produk, hingga membeli sejumlah karya sebagai bentuk dukungan terhadap perajin Jawa Barat.

Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke Batik Hasan di kawasan Cigadung, Bandung, untuk mempelajari langsung proses pembuatan batik khas Jawa Barat — mulai dari perancangan motif, pencantingan, pewarnaan alami, hingga tahap pengeringan.

Baca Juga  Pemkot Makassar Siapkan Kuota Gratis di Sekolah Unggulan untuk Siswa Kurang Mampu

Antusiasme tampak ketika beberapa peserta mencoba langsung proses mencanting dan mencetak motif batik.

Kunjungan berikutnya dilakukan ke Elina Keramik di kawasan Cihapit, tempat rombongan menyaksikan proses pembuatan keramik dari pembentukan tanah liat hingga tahap pembakaran dan pengglasiran. Produk keramik berdesain modern-tradisional ini menjadi salah satu inspirasi bagi Dekranasda Makassar untuk mengembangkan inovasi serupa di daerahnya.

Wakil Ketua Dekranasda Makassar, Dewi Andriani, menilai studi tiru ini memberikan banyak pelajaran berharga tentang konsistensi, kreativitas, dan inovasi dalam menjaga nilai tradisi produk lokal.

“Galeri Dekranasda Jawa Barat sangat menginspirasi karena mampu menampilkan karya dari berbagai daerah dalam satu ruang yang tertata rapi. Kami ingin ke depan Makassar juga memiliki galeri serupa yang menampung hasil karya perajin dari tingkat kelurahan hingga kecamatan,” ujarnya.

Baca Juga  Pertama di Indonesia, 153 Koperasi Merah Putih Makassar Jalani Retreat di Malino

Ia menambahkan, pengalaman berinteraksi dengan para pengrajin batik dan keramik membuka wawasan baru tentang pentingnya ketekunan dalam menjaga mutu produk dan keberlanjutan usaha.

“Kami belajar bagaimana menggabungkan nilai tradisi dengan inovasi. Itu yang akan kami bawa dan adaptasi di Makassar,” tambahnya.

Dewi juga menyampaikan bahwa Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, menaruh harapan besar terhadap hasil studi tiru ini agar menjadi pijakan bagi lahirnya terobosan baru dalam pengembangan ekonomi kreatif di Makassar.

“Ibu Melinda Aksa ingin agar kunjungan ini tidak berhenti pada pembelajaran semata, tapi menjadi motivasi untuk menciptakan sistem dan galeri yang lebih terkelola, profesional, dan berkelanjutan bagi para pelaku UMKM kita,” tutup Dewi.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...
Metro24 Oktober 2026 17:52
Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026 (Sulsel Fest) menghadirkan pel...
Metro24 Oktober 2026 16:46
Aliyah Mustika Ilham Resmikan Identitas Baru MOMTOMOMS, Dorong Perempuan Saling Menguatkan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi peran komunitas pe...
Metro24 Oktober 2026 13:49
Pj Sekda Sulsel Buka Musda III Permabudhi, Perkuat Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, m...