LUWU, Trotoar.id — Bupati Luwu, Patahudding, membuka pelatihan aplikasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Belopa Utara, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader PKK dalam mengelola administrasi dan pelaporan kegiatan secara digital melalui sistem berbasis web.
Dalam sambutannya, Bupati Patahudding menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan tersebut dan berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius agar penerapan SIM PKK dapat berjalan optimal di seluruh tingkatan, mulai dari kabupaten hingga kelompok Dasa Wisma.
Baca Juga :
“Pelatihan ini sangat penting agar data dan kegiatan PKK di semua jenjang dapat terintegrasi. Dengan sistem yang baik, pelaporan menjadi lebih mudah dan transparan,” ujar Patahudding.
Bupati juga mendorong agar kelompok Dasa Wisma terus berperan aktif mendukung program-program pemerintah, termasuk program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digalakkan oleh pemerintah pusat.
“Di Kabupaten Luwu nantinya akan ada 45 dapur MBG. Saya berharap kelompok Dasa Wisma bisa bekerja sama dengan Koperasi Merah Putih untuk menjadi penyuplai sayur dan bahan pangan lokal,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu, Hj. Kurniah Patahudding, menjelaskan bahwa SIM PKK merupakan aplikasi berbasis web yang dirancang untuk membantu kader mengelola data dan melaporkan capaian 10 program pokok PKK secara digital.
“Melalui SIM PKK, seluruh administrasi dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa, kelurahan hingga Dasa Wisma dapat tersusun lebih rapi dan mudah diakses. Ini langkah penting menuju PKK yang modern dan akuntabel,” terang Kurniah.
Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk berkomitmen menyukseskan program nasional ‘Satu Daerah Satu Data’ dengan mengisi seluruh data PKK ke dalam aplikasi tersebut secara konsisten dan berkala.
Pelatihan SIM PKK ini akan berlangsung selama dua hari dengan peserta yang dibagi berdasarkan 11 kecamatan di Kabupaten Luwu. Adapun peserta terdiri atas sekretaris TP-PKK Kecamatan dan Desa/Kelurahan yang akan berperan sebagai operator utama aplikasi.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap tata kelola administrasi PKK semakin tertib, terukur, dan mampu memperkuat peran perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.
“PKK memiliki kekuatan besar di akar rumput. Dengan digitalisasi data dan kerja kolaboratif, PKK bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Bupati Patahudding.




Komentar