Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Gaungkan Semangat Bangga Produk Sendiri Lewat Localistic Trade Fest 2025

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 11 Oktober 2025 22:41

Pemkot Makassar Gaungkan Semangat Bangga Produk Sendiri Lewat Localistic Trade Fest 2025
Pemkot Makassar Gaungkan Semangat Bangga Produk Sendiri Lewat Localistic Trade Fest 2025

Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus memperluas ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik kelas dan menembus pasar global.

Melalui ajang Localistic Trade Fest 2025, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmennya untuk menjadikan produk lokal sebagai kekuatan ekonomi daerah yang berdaya saing internasional.

Gelaran yang diinisiasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Makassar ini berlangsung di Rooftop Nipah Park, Sabtu (11/10/2025).

Event tersebut menghadirkan 25 tenant dari berbagai sektor, mulai kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif khas Makassar.

“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Makassar ingin menunjukkan bahwa produk lokal kita layak bersaing di panggung dunia. Inilah wujud nyata komitmen kami mendukung UMKM,” ujar Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, dalam sambutannya.

Menurutnya, event pameran ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mempromosikan potensi kuliner, kerajinan, serta produk-produk lokal unggulan Kota Makassar ke pasar nasional dan internasional.

Appi menekankan, kegiatan seperti ini harus mampu menampilkan nilai dan kualitas global yang dimiliki produk lokal.

Dengan demikian, ekonomi daerah bisa berputar lebih cepat dan memberi dampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

“Produk lokal Makassar harus punya kualitas global, supaya putaran ekonomi daerah lebih maksimal dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga mengungkapkan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat porsi belanja daerah bagi produk lokal.

Ia menargetkan 50 persen dari APBD diarahkan untuk pembelian produk dalam negeri, dengan setengah dari porsi itu diperuntukkan bagi pelaku UMKM.

“Kita ingin perputaran anggaran daerah kembali ke masyarakat. Dengan begitu, pelaku usaha lokal bisa naik kelas, mandiri, dan menjadi bagian penting dalam ekonomi Makassar,” tegasnya.

Appi juga mengajak seluruh pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk. Ia optimistis, dengan kolaborasi yang kuat dan semangat bangga produk sendiri, Makassar akan menjadi kota etalase produk lokal Indonesia.

“Kita perlu punya duta lokal yang bisa membawa brand Makassar ke mana pun, tampil dengan bangga mengenakan produk kita sendiri,” ujarnya penuh semangat.

Kepala Disdagin Makassar, Evi Aprialti, menjelaskan bahwa Localistic Trade Fest bukan sekadar ajang pameran, tetapi juga wadah eksplorasi potensi dan nilai budaya lokal Makassar.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menggali kembali potensi produk lokal yang memiliki nilai jual dan daya saing tinggi. Masyarakat harus tahu bahwa Makassar punya banyak produk unggulan yang bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” terang Evi.

Ia menambahkan, seluruh peserta yang berpartisipasi merupakan pelaku usaha terpilih hasil kurasi tim Disdagin. Mereka dinilai telah menunjukkan kreativitas, inovasi, serta kualitas produk yang konsisten.

Selain memperkenalkan produk unggulan, Localistic Trade Fest juga diharapkan mampu membuka peluang matching business antara pelaku UMKM dengan mitra swasta, memperluas jaringan pemasaran hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Disdagin juga menaruh perhatian pada keterlibatan generasi muda dalam pengembangan produk lokal. Menurut Evi, kalangan muda memiliki potensi besar untuk menghadirkan inovasi baru dan memperkuat branding produk Makassar.

“Kita harus menanamkan kebanggaan kepada generasi muda bahwa produk lokal Makassar tidak kalah dari produk luar. Justru, banyak yang lebih unggul dan bernilai budaya tinggi,” ujarnya.

Beragam produk ditampilkan dalam kegiatan ini, mulai dari kuliner kemasan khas Makassar, kerajinan tangan, aksesori, hingga batik lokal produksi perajin Batangase–Moncongloe yang menjadi salah satu daya tarik pengunjung.

Menutup kegiatan, Evi menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar akan terus mendorong pertumbuhan UMKM sebagai pilar utama ekonomi daerah.

“Melalui ajang seperti ini, kita ingin geliat UMKM terus tumbuh dan menjadi kekuatan utama ekonomi kreatif Makassar yang berdaya saing global,” tandasnya.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro08 Juli 2026 18:42
Gubernur Andi Sudirman Lepas Bantuan Pertanian Rp323 Miliar untuk 24 Kabupaten/Kota di Sulsel
Makassar, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi melepas penyaluran bantuan bibit dan alat mesin pertanian (al...
Daerah08 Juli 2026 16:37
Wali Kota Makassar Instruksikan Nobar Piala Dunia 2026 di 15 Kecamatan, Libatkan UMKM dan PKL
Makassar, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan seluruh camat di 15 kecamatan untuk menyelenggarakan nonton bareng (n...
Daerah08 Juli 2026 16:33
Wabup Barru Tinjau Pasar Pekkae, Perintahkan Pembukaan Akses Utara
Barru, Trotoar.id — Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., turun langsung meninjau Pasar Pekkae, Kecamatan Tanete Rilau, Selasa (7/7...
Daerah08 Juli 2026 16:25
Transaksi UMKM Porsenijar Sidrap Tembus Rp4,2 Miliar
Sidrap, Trotoar.id — Pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Sulawesi Selatan 2026 memberikan dampak signifikan terhadap perputaran...