DPRD Makassar

Andi Odhika Tutup Reses dengan Serap Aspirasi Warga Laikang dan Sudiang Raya

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 15 Oktober 2025 18:00

Andi Odhika Tutup Reses dengan Serap Aspirasi Warga Laikang dan Sudiang Raya
Andi Odhika Tutup Reses dengan Serap Aspirasi Warga Laikang dan Sudiang Raya

MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan, menutup rangkaian Reses Pertama Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025/2026, Selasa (14/10/2025).

Penutupan kegiatan tersebut dilaksanakan di dua titik, yakni Perumahan Permata Sudiang Raya Blok F10/11, RT03/RW12, Kelurahan Laikang, dan BTN Sao Sarana Indah Blok A16, RT03/RW11, Kelurahan Sudiang Raya.

Legislator muda dari Fraksi Partai NasDem ini menerima beragam aspirasi masyarakat. 

Di Kelurahan Laikang, warga mengeluhkan persoalan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan fasilitas bank sampah, sementara di Sudiang Raya, warga menyoroti masalah iuran sampah, kebutuhan sumur bor, drainase, serta pembangunan tembok pembatas pemakaman.

Odhika menjelaskan bahwa proses peralihan KIS dapat dilakukan sepanjang masyarakat memenuhi syarat yang ditentukan, salah satunya surat keterangan tidak mampu.

“Untuk KIS bisa dialihkan jika persyaratannya lengkap, termasuk surat keterangan tidak mampu dari kelurahan,” jelasnya.

Ia juga menanggapi aspirasi warga terkait fasilitas bank sampah yang dinilai belum memadai.

“Warga mengusulkan pembangunan gedung untuk bank sampah agar pengelolaannya lebih maksimal. Semua aspirasi ini tentu kami tampung,” ujar Odhika.

Lebih lanjut, Anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat itu juga menyoroti minimnya sosialisasi soal iuran sampah gratis yang telah diberlakukan oleh Pemerintah Kota Makassar.

“Masih banyak warga yang belum tahu kalau iuran sampah itu sudah digratiskan. Ini karena kurangnya sosialisasi, jadi kami dorong pihak kelurahan untuk aktif menyampaikan ke masyarakat,” katanya.

Terkait permintaan warga mengenai pembangunan tembok pembatas pemakaman, Odhika menilai hal itu penting demi kerapian dan kenyamanan lingkungan.

“Mereka minta ada pembatas karena pemukiman dan area pemakaman bersebelahan. Ini usulan yang sangat wajar dan akan kami perjuangkan,” ungkapnya.

Sementara aspirasi soal bantuan sumur bor dan perbaikan drainase, kata Odhika, akan ditindaklanjuti melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar sebagai leading sector.

“Semua usulan akan kami kawal agar bisa segera terealisasi. Ini sudah menjadi prioritas saya,” tegasnya.

Penulis : Fajar

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah04 September 2026 18:54
Air Danau Sidenreng Dialirkan ke Sawah, Upaya Sidrap Selamatkan Tanaman Padi dari Kekeringan
SIDRAP, Trotoar.id — Di tengah ancaman kekeringan, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bergerak mencari sumber air alternatif untuk menj...
Politik04 September 2026 18:44
Gerindra Mulai Siapkan “Pasukan” Politik, Diklat Laskar Diproyeksikan Kawal Pemilu 2029
MAKASSAR, Trotoar.id — Pertarungan politik menuju Pemilu 2029 memang masih menyisakan waktu. Namun, bagi Partai Gerindra Sulawesi Selatan, persiapan...
Daerah04 September 2026 15:55
Gandeng Kementerian Perindustrian, Sidrap Dorong Kopi Lokal Naik Kelas Lewat Teknologi
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai mendorong komoditas kopi lokal naik kelas. Tak hanya mengejar peningkatan...
Metro04 September 2026 15:53
103 Ribu Pekerja Rentan Makassar Terlindungi, BPJS Apresiasi Kebijakan Appi
MAKASSAR, Trotoar.id — Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan mendapat apresiasi dari...