MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Eric Horas, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam reses pertama masa persidangan pertama tahun sidang 2025/2026, Rabu (15/10/2025).
Titik ketujuh reses kali ini digelar di Jalan Banta-bantaeng Lorong 3 Nomor 2 RT07/RW05, Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini.
Kehadiran Eric—yang juga Ketua DPC Gerindra Makassar—disambut antusias warga.
Baca Juga :
Ia turut didampingi oleh Lurah Banta-bantaeng Anselmus Watratan, Babinsa, Babinkamtibmas, dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Dalam agenda reses ini, masyarakat diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan langsung kepada wakil rakyatnya.
Beberapa persoalan yang mencuat antara lain penyaluran bantuan sosial (bansos) yang dinilai belum merata serta pengadaan kamera CCTV di lingkungan padat penduduk.
Menanggapi keluhan soal bansos, Eric menjelaskan bahwa salah satu penyebab tidak meratanya bantuan adalah minimnya sosialisasi dari Dinas Sosial Kota Makassar kepada masyarakat.
“Jadi ini menjadi atensi kami. Dinsos harus turun langsung melakukan sosialisasi terkait pendataan dan cara usulan bansos secara online,” ujar Eric.
Ia menambahkan, banyak warga—khususnya kalangan orang tua—masih gagap teknologi, sehingga kesulitan melakukan pendaftaran mandiri.
“Karena sekarang sistemnya online, ini jadi kendala bagi sebagian warga. Padahal mereka layak menerima bantuan. Ini akan saya sampaikan ke dinas terkait,” tambahnya.
Selain bansos, warga juga mengusulkan pemasangan kamera CCTV demi meningkatkan keamanan lingkungan. Eric menyebut permintaan tersebut sangat rasional, apalagi wilayah Banta-bantaeng merupakan kawasan padat penduduk.
“Wilayah seperti ini memang layak diprioritaskan. Intinya, setiap wilayah pemukiman harus diupayakan dapat CCTV. Tapi pemasangan akan melihat tingkat kerawanan masing-masing,” jelasnya.
Ia menargetkan, pengadaan kamera CCTV bisa terealisasi secara bertahap dan mulai dipasang secara merata pada tahun 2026, dengan kemungkinan percepatan jika anggaran memungkinkan.
Eric mengungkapkan, dalam beberapa titik reses sebelumnya, ia juga telah menerima berbagai keluhan lain seperti perbaikan drainase serta kartu Indonesia Sehat (KIS).
Seluruh aspirasi tersebut akan dirangkum dan disalurkan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk ditindaklanjuti.
“Ini semua jadi catatan penting kami sebagai wakil rakyat. Reses bukan hanya ajang serap aspirasi, tapi juga komitmen untuk mengawal agar keluhan masyarakat benar-benar ditindaklanjuti,” tegas Eric.




Komentar