Bulukumba

Pemkab Bulukumba–PT Semen Tonasa Jajaki Kerja Sama Pengelolaan Sampah Berbasis RDF

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Minggu, 02 November 2025 20:05

Pemkab Bulukumba–PT Semen Tonasa Jajaki Kerja Sama Pengelolaan Sampah Berbasis RDF

BULUKUMBA, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) terus berupaya memaksimalkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Salah satu langkah terbaru adalah penjajakan kerja sama dengan PT Semen Tonasa dalam pemanfaatan sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif dari sampah.

Penjajakan tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama antara Pemkab Bulukumba dan PT Semen Tonasa di Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Kabupaten Pangkep, Jumat (31/10/2025).

Kepala DLHK Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari, hadir mewakili Pemkab Bulukumba dalam penandatanganan tersebut.

Ia menyebutkan, kerja sama ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap pengelolaan sampah di daerahnya.

“PT Semen Tonasa akan menjalin kerja sama dengan Pemkab Bulukumba untuk pengelolaan sampah menjadi RDF. Ini langkah maju bagi kami dalam mengurangi volume sampah di TPA,” ujar Andi Uke.

Ia menambahkan, ada delapan kabupaten/kota di Sulsel yang menjajaki kerja sama serupa.

Menurutnya, kolaborasi ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk mengembangkan pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan.

Lebih lanjut, Andi Uke menjelaskan terdapat dua skema rencana kerja sama yang tengah dibahas.

Pertama, sampah dari Bulukumba dapat dikirim ke Pangkep untuk diolah menjadi RDF di fasilitas milik PT Semen Tonasa.

Kedua, pembangunan pabrik RDF di Bulukumba, melalui pengusulan dari PT Semen Tonasa ke Pemerintah Provinsi atau kementerian terkait.

“Kalau RDF bisa diproduksi di Bulukumba, tentu dampaknya lebih besar. Sampah kita bisa dikelola menjadi produk bernilai, sementara PT Semen Tonasa mendapat pasokan RDF sebagai pengganti batubara untuk bahan bakar pembuatan semen. Ini akan menekan biaya produksi mereka,” jelasnya.

Sebagai informasi, RDF merupakan bahan bakar hasil pengolahan sampah yang memiliki nilai kalor tinggi, seperti plastik, kertas, kain, dan bahan organik kering. RDF tidak dibakar langsung, melainkan diproses terlebih dahulu agar menjadi bahan bakar yang efisien dan ramah lingkungan.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Politik24 Juli 2026 17:29
Gerindra Sulsel Buka Suara soal Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone: Hormati Proses Hukum, Sikap Partai Menunggu Fakta
MAKASSAR, Trotoar.id – Kasus dugaan penganiayaan yang menyeret nama Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, mulai mendapat perhatian dari ...
Metro24 Juli 2026 17:14
API BAHARI, Inovasi Damkarmat Makassar Perkuat Ketangguhan Masyarakat Pesisir Hadapi Kebakaran dan Bencana
MAKASSAR, Trotoar.id – Kondisi geografis Kota Makassar yang memiliki gugusan pulau dan kawasan pesisir menghadirkan tantangan tersendiri dalam pelay...
Daerah23 Juli 2026 22:44
Kick Off HUT RI ke-81 di Tanete Riaja Resmi Dimulai, Wabup Barru Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Waspada Kebakaran
Barru, Trotoar.id – Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, secara resmi membuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Repub...
Daerah23 Juli 2026 22:41
Wabup Barru Beri Pembekalan 38 Kontingen Jambore Nasional 2026
Barru, Trotoar.id – Usai memimpin Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Barru, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang y...