GOWA, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa Kabupaten Gowa memiliki peran strategis sebagai daerah penyangga ibu kota provinsi, Kota Makassar.
Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri peringatan Hari Jadi Gowa ke-705, yang digelar di Halaman Museum Balla Lompoa, Senin (17/11/2025).
Pada momentum bersejarah tersebut, Gubernur mengumumkan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan anggaran Rp485 miliar dari APBD Provinsi untuk memperkuat pembangunan infrastruktur dan layanan publik di Kabupaten Gowa.
Baca Juga :
“Gowa memiliki peran vital sebagai daerah penyangga ibu kota provinsi. Karena itu, Pemprov Sulsel akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemkab Gowa demi mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan,” ujar Andi Sudirman.
Ia juga menekankan bahwa peringatan Hari Jadi Gowa bukan hanya sekadar seremoni, tetapi momentum untuk meneguhkan komitmen menjaga warisan budaya, sejarah perjuangan, serta nilai-nilai luhur peninggalan Kerajaan Gowa.
Menurutnya, Gowa merupakan salah satu pilar penting dalam perjalanan Sulawesi Selatan. Kabupaten ini tidak hanya kaya sejarah, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan provinsi, bahkan hingga level nasional.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemprov Sulsel telah menyiapkan anggaran Rp485 miliar melalui program Multiyears Project (MYP) 2025–2027 yang telah dilaunching tahun ini. Anggaran tersebut diprioritaskan untuk pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur strategis, antara lain:
peningkatan dan pemeliharaan jalan,
penguatan sektor pertanian dan perikanan,
rehabilitasi sarana pendidikan, serta
pembangunan rumah sakit regional.
“Kami hadir dengan program-program yang langsung menyentuh masyarakat, memastikan roda pembangunan terus bergerak, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan warga,” tegasnya.




Komentar