Makassar, Trotoar.id — Pengurus Daerah XIX Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Sulawesi Selatan resmi memasuki era kepemimpinan baru.
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, dilantik sebagai Ketua PD XIX FKPPI Sulsel untuk masa bakti 2025–2030 dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Balai Prajurit Jenderal M. Yusuf, Selasa (25/11/2025).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat FKPPI, Pontjo Sutowo, ditandai dengan penyematan tanda jabatan dan penyerahan pataka.
Baca Juga :
Dengan penuh khidmat, Aliyah Mustika Ilham kemudian mengibarkan bendera pataka simbol kesiapan memikul amanah organisasi dan tekad memperkuat peran FKPPI di Sulawesi Selatan.
Setelah menerima mandat tersebut, Aliyah kembali memimpin prosesi pelantikan jajaran pengurus PD XIX FKPPI Sulsel yang akan menjadi mitra kerjanya selama lima tahun ke depan.
Acara pelantikan dihadiri berbagai unsur penting daerah, mulai dari Forkopimda Sulsel dan Forkopimda Makassar, Sekda Sulsel Jurfi Rahman mewakili Gubernur Sulsel, Ketua DPRD Sulsel A. Rachmatika Dewi, hingga Sekda Kota Makassar A. Zulkifly Nanda.
Kehadiran Ketua Kwarda Pramuka Sulsel Adnan Purictha Ichsan serta perwakilan TNI-Polri menambah kekhidmatan prosesi tersebut.
Dalam sambutannya, Aliyah menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni rutin, tetapi momentum penting untuk meneguhkan kembali FKPPI sebagai rumah besar putra-putri TNI, Polri, dan purnawirawan.
Ia menekankan bahwa identitas dan kekuatan FKPPI lahir dari nilai pengabdian, disiplin, dan loyalitas yang diwariskan oleh para orang tua mereka.
“Amanah ini bukan hanya meneruskan roda organisasi, tetapi menghidupkan kembali nilai perjuangan yang menjadi fondasi FKPPI,” tegasnya.
Aliyah menyoroti bahwa perubahan nasional, percepatan teknologi, serta dinamika politik dan ekonomi menjadi tantangan besar bagi organisasi.
Karena itu, FKPPI Sulsel harus tampil lebih adaptif, modern, dan inklusif, tanpa meninggalkan prinsip kebangsaan yang menjadi ciri organisasi ini.
Ia mendorong kader untuk menjadikan FKPPI sebagai barisan kokoh penjaga nilai-nilai Pancasila, persatuan, dan nasionalisme di tengah arus globalisasi yang cepat.
Dalam kesempatan itu, Aliyah menyampaikan apresiasi kepada para pendiri dan senior FKPPI yang telah membangun fondasi kuat organisasi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pangdam XIV/Hasanuddin, Kapolda Sulsel, serta jajaran TNI dan Polri atas dukungan dan pembinaan yang selama ini diberikan.
Mengakhiri sambutannya, Aliyah memaparkan agenda strategis FKPPI Sulsel ke depan, meliputi:
- Penguatan soliditas organisasi
- Peningkatan kualitas dan kapasitas kader
- Penguatan peran sosial melalui kegiatan kemasyarakatan
- Pembinaan bela negara
- Program penguatan wawasan kebangsaan bagi generasi muda
- Kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, serta berbagai elemen masyarakat
Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru kepemimpinan FKPPI Sulsel dengan harapan organisasi semakin solid, relevan, dan berdaya dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.




Komentar