MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas pemerataan akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan.
Program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB), salah satu program strategis di era Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, kembali mencatat capaian signifikan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Evi Mustikawati Arifin, mengungkapkan bahwa realisasi Program PKB sepanjang November menunjukkan progres positif.
Program ini terbukti menjadi solusi efektif bagi masyarakat di daerah perbatasan yang selama ini sulit mengakses layanan kesehatan dasar.
“Secara umum, realisasi PKB berjalan sangat baik dan terus menunjukkan perkembangan positif. Setiap kunjungan tim PKB selalu disambut antusias oleh masyarakat,” kata Evi di Makassar.
Hingga November 2025, kegiatan PKB telah menjangkau tujuh lokus pelayanan di wilayah kepulauan pada dua kabupaten, yakni Pangkajene Kepulauan (Pangkep) dan Kepulauan Selayar.
Empat Puskesmas di Pangkep yang terlayani yaitu Puskesmas Pulau Sabutung, Pulau Liukang Tupabiring, Pulau Sarappo, dan Pulau Liukang Tangayya. Sementara tiga Puskesmas di Selayar meliputi Puskesmas Pulau Benteng Jampea, Pulau Ujung Jampea, dan Pulau Pasilambena.
Dari tujuh lokus tersebut, total pasien yang telah mendapatkan layanan kesehatan mencapai 3.979 jiwa, terdiri atas layanan pemeriksaan umum, imunisasi, kesehatan ibu dan anak, gizi, hingga layanan kesehatan gigi. “Angka ini terus meningkat, menandakan bahwa PKB sangat dibutuhkan dan diterima dengan baik oleh masyarakat,” ujarnya.
Berikut rincian jumlah pasien per pulau:
Dalam hal dukungan sumber daya manusia, Evi menyebut ratusan tenaga kesehatan telah dikerahkan dalam Program PKB. Mereka terdiri dari dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga farmasi, serta tenaga administrasi lainnya yang ditempatkan sesuai kebutuhan wilayah.
Setiap kegiatan PKB menerjunkan satu tim beranggotakan 10 orang dengan formasi lengkap, termasuk empat dokter spesialis dasar: Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Anak, Spesialis Kandungan, dan Spesialis Gigi dan Mulut.
Tim ini merupakan kolaborasi antara Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, rumah sakit milik Pemprov, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep dan Selayar.
“Dengan dukungan lintas sektor, mobilitas dan koordinasi tenaga kesehatan semakin efektif. Kami memastikan pelayanan kesehatan bisa menjangkau masyarakat hingga pulau-pulau terluar,” tambah Evi.
Pemprov Sulsel menegaskan bahwa Program PKB akan terus diperluas cakupannya agar semakin banyak warga kepulauan yang dapat merasakan manfaat pelayanan kesehatan yang setara dengan wilayah daratan.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD terhadap…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, menyatakan kesiapan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pinrang, Usman Marham, mengajak seluruh kader…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menertibkan sebanyak 178 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian atas langkah…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti praktik pergeseran atau parsial anggaran yang dinilai…
This website uses cookies.