Categories: pemilu

Bawaslu Sulsel Perkuat Arah Pendidikan Pengawas Partisipatif Daring 2025: Tekankan Peran Kader Lokal

Bawaslu

Makassar, Trotoar.id — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pertemuan penting untuk menyamakan persepsi terkait pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Pemilu Partisipatif (P2P) Daring Tahun 2025. 

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Sidang Bawaslu Sulsel pada Rabu (26/11/2025), dengan fokus utama pada perumusan Rencana Tindak Lanjut pasca-pembelajaran untuk mengoptimalkan peran kader pengawas di tingkat lokal.

Anggota Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, menjelaskan bahwa penyamaan persepsi ini menjadi momentum strategis dalam membangun kebersamaan arah dan desain pelaksanaan P2P Daring 2025 antara Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota.

“Penyamaan persepsi ini menjadi wadah penting untuk menyatukan arah penyelenggaraan P2P Daring Tahun 2025,” tegas Saiful.

Saiful juga memaparkan bahwa hasil evaluasi pelaksanaan P2P pada tahun sebelumnya menunjukkan adanya kebutuhan penyempurnaan. 

Meski sebagian kader telah aktif berpartisipasi dalam berbagai komunitas, namun peran mereka dalam pendidikan publik dan pemantauan proses pemilu masih belum optimal.

Karena itu, dilakukan pemetaan evaluasi yang lebih komprehensif terhadap berbagai metode yang digunakan dalam P2P Daring 2025. 

Evaluasi ini meliputi tiga aspek utama: penyempurnaan kurikulum, efektivitas metode pembelajaran, serta penguatan pendampingan oleh Bawaslu Kabupaten/Kota kepada para kader.

Pertemuan yang menghadirkan perwakilan Bawaslu Kabupaten/Kota, baik secara luring maupun daring, berhasil menghasilkan beberapa kesepakatan strategis. 

Salah satu poin penting yang ditekankan adalah penguatan peran kader sebagai motor penggerak pengawasan partisipatif di tingkat komunitas.

Sebagai langkah konkret, setiap Bawaslu Kabupaten/Kota diinstruksikan untuk segera mempersiapkan perangkat monitoring terhadap pelaksanaan rencana tindak lanjut. 

Hal ini bertujuan memastikan seluruh kader yang telah mengikuti P2P Daring dapat menjalankan peran secara aktif, efektif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat pada seluruh proses pengawasan Pemilu.

Dengan penguatan arah pelatihan dan pendampingan ini, Bawaslu Sulsel berharap P2P Daring 2025 dapat mencetak kader pengawas partisipatif yang lebih kompeten, responsif, dan benar-benar hadir di tengah masyarakat sebagai penjaga integritas proses demokrasi.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

Recent Posts

Dari Daerah Persinggahan Menuju Destinasi Unggulan, Barru Perkuat Kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata

JAKARTA,TROTOAR.ID — Tekad Pemerintah Kabupaten Barru untuk bertransformasi dari sekadar daerah persinggahan menjadi destinasi wisata…

20 jam ago

Ikuti MTQ VIII Tingkat Provinsi, Korpri Bulukumba Optimistis Mampu Bersaing

BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Bulukumba menegaskan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membina Aparatur…

20 jam ago

Pansus Pajak Daerah Bahas Soal Kenaikan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB)

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Lanjutan Ekspose terkait…

20 jam ago

Uni Eropa Lirik Makassar, Appi Perkuat Jejaring Global dan Buka Peluang Investasi Indonesia Timur

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan resmi Antoine Ripoll, Minister Counsellor…

21 jam ago

Perkuat Kelembagaan Pengawasan, Pemkab Selayar Hibahkan Tanah dan Gedung untuk Bawaslu

SELAYAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar memperkuat dukungan terhadap kelembagaan pengawas pemilu dengan menyerahkan…

21 jam ago

Gas LPG 3 Kg Langka dan Mahal, DP2KUKM Luwu Utara Turun Tangan Gelar Sidak Intensif

Luwu Utara, Trotoar.id – Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (DP2KUKM) Kabupaten Luwu Utara bergerak…

22 jam ago